AYOJAKARTA.COM — Perhitungan real count Komisi Pemilihan Umum )KPU) yang masih berjalan, Ganjar Pranowo dari paslon 03 hingga kini masih berada di urutan nomor 3.
Ganjar Pranowo sendiri sudah menegaskan bahwa dirinya tidak akan masuk kabinet jika kalah dalam Pilpres 2024.
Hal itu disampaikan oleh Ganjar Pranowo dalam wawancaranya bersama Aiman Witjaksono.
Adapun alasan mengapa Ganjar menolak jika ditawari masuk kabinet adalah karena sebagai bentuk penghormatan lawan yang menang.
Menurutnya, dengan tidak masuk kabinet dapat memberikan keleluasaan bagi yang menang dalam menyusun kabinet bersama timnya.
“Kami menghormati siapa yang menang dan kami berikan keleluasaan itu untuk mereka menyusun kabinet bersama timnya, itu jauh kami memberikan hormat yang tinggi kepada siapapun (yang menang),” kata Ganjar, dikutip dari kanal YouTube Official iNews, Kamis, 29 Februari 2024.
Aiman Witjaksono sebagai pembawa acara kemudian menanyakan bukankah dengan masuknya Ganjar di kabinet dapat membuat rekonsiliasi dan merekatkan hubungan para elit.
Tapi menurut Ganjar, jangan diartikan ketika tidak di dalam pemerintahan tidak damai.
Justru kata capres 03 ini, check and balances dibuat agar kemudian jauh lebih baik.
“Jangan kemudian diartikan bahwa ketika kita tidak di dalam pemerintahan tidak akan damai,” jelasnya.
Baca Juga: Pemilu 2024 Dinilai Banyak Kekurangan, Ganjar: Banyak Komplain, Mulai dari Persentase hingga Sirekap
Ganjar juga mengaku khawatir, bila semuanya masuk ke dalam pemerintahan maka akan ada asumsi oligarki.
“Saya khawatir kalau semua berada di kursi itu dalam kekuasaan itu tidak ada yang mengontrol apa yang akan terjadi pasti semuanya akan bercerita ini mbahnya oligarki, jangan sampai,” ujarnya.
Menurut Ganjar, menjadi seorang capres cawapres bukan sedang mencari pekerjaan melainkan membawa amanah yang begitu besar.
“Menjadi seorang capres-cawapres itu tidak sedang mencari pekerjaan, tidak sedang mencari jabatan tapi membawa amanah yang kemudian bebannya jauh lebih besar dari sekedar kepentingan pribadi,” tuturnya.***