News

KPM Wajib Tahu! Ini 6 Penyebab BLT Mitigasi Risiko Pangan Diundur Pencairannya hingga Maret 2024

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Selasa 27 Feb 2024, 13:03 WIB
Illustrasi. Fakta Uang

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah pada awal tahun 2024 lalu memang sempat mengumumkan akan membagikan bantuan sosial (bansos) baru berupa BLT Mitigasi Risiko Pangan.

Rupanya BLT Mitigasi Risiko Pangan ini adalah pengganti dari bansos BLT El Nino yang sebelumnya diberikan kepada para KPM.

Mengingat badai El Nino yang memang telah berlalu, maka pemerintah telah memutuskan untuk menghentikan BLT El Nino dan menggantinya dengan BLT Mitigasi Risiko Pangan sebagai bentuk bantuan kepada masyarakat yang kesulitan mencari panganan pokok.

Baca Juga: Update Terkini Pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan di SIKS-NG, Sudah Ada Status Terbarunya? Ini Kata Petugas

Karena sifatnya sebagai pengganti, BLT Mitigasi Risiko Pangan ini juga memiliki jumlah nominal bantuan yang sama yaitu Rp 200.000 per bulan.

Selain itu, penerima bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan ini juga masih sama dengan baksos BLT El Nino yakni para KPM BPNT Murni dan BPNT Plus PKH.

Meski begitu, bantuan yang sempat diinformasikan cair di awal Februari lalu rupanya hingga kini masih belum juga diterima oleh masyarakat khususnya para KPM.

Baca Juga: Info Terbaru BLT Mitigasi Risiko Pangan Hari Ini Senin Tanggal 26 Februari 2024, Belum Bisa Cair karena…

Bahkan terdapat informasi bahwa pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan ini akan diundur hingga bulan Maret 2024 mendatang.

Lantas apa penyebabnya hingga BLT Mitigasi Risiko Pangan harus diundur penyalurannya?

Melansir dari akun YouTube Ariawanagus, Selasa (27/2/2024) inilah informasi selengkapnya.

Baca Juga: KPM Harap Sabar, Ini Dia 6 Penyebab BLT Mitigasi Risiko Pangan Masih Belum Cair

1. Penganggaran yang belum komplit

Alasan pertama penyebab BLT Mitigasi Risiko Pangan ini belum juga cair adalah karena penganggaran yang masih belum komplit dengan Kemensos.

Dikabarkan bahwa saat ini anggaran terkait bantuan ini masih sedang dirancang dan disinkronkan dengan pihak Kemensos termasuk dengan anggaran pendistribusiannya.

2. Masih dalam proses berkontrak dengan PT. Pos Indonesia

PT. Pos sendiri merupakan salah satu lembaga resmi penyalur bantuan BLT Mitigasi Risiko Pangan karena pertimbangan pembagian melalui lembaga ini akan jauh lebih murah dan mudah dilacak.

Namun rupanya proses berkontrak dengan PT. Pos Indonesia ini hingga kini masih berproses dan belum selesai.

Baca Juga: Pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan Diundur, Kapan Pastinya? KPM Diminta Bersabar

3. Masih ada proses update data penerima KPM BPNT

Rupanya kendala selanjutnya adalah karena adanya proses update data penerima KPM BPNT.

Masih ada KPM yang rupanya statusnya batu tervalidasi by data sebagai penerima bantuan. Ada juga yang tadinya aktif menjadi tidak aktif atau bahkan sebaliknya.

Tentunya ini juga membutuhkan waktu untuk melakukan proses sinkronisasi data penerima agar dapat tepat sasaran.

4. Menyelesaikan lebih dulu pencairan BPNT Tahap 1

Penyebab selanjutnya adalah bisa saja pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan ini baru bisa dicairkan setelah penyelesaian penyaluran BPNT Tahap 1.

Baca Juga: 2 Bantuan Sosial Cair Hari Ini? Update BPNT Februari-Maret 2024 dan BLT Mitigasi Risiko Pangan

5. Untuk mengakomodasi jadwal bansos lain yang juga cair

Penundaan pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan ini rupanya juga dikarenakan bantuan ini digunakan untuk mengakomodasi jadwal pencairan bansos lain di bulan Maret 2024.

6. Menekan inflasi mendekati kenaikan harga pangan jelang Ramadhan

Penundaan pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan ini juga rupanya dijadikan alat untuk menekan inflasi kenaikan harga bahan makanan pokok jelang Ramadhan di bulan Maret.

Sehingga dengan dicairkannya bantuan ini, dapat membantu masyarakat menghadapi kenaikan inflasi di bulan Ramadhan.

Itulah informasi mengenai 6 penyebab mengapa BLT Mitigasi Risiko Pangan harus diundur pencairannya hingga bulan Maret 2024. Semoga Bermanfaat.***

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Desi Kris