AYOJAKARTA.COM - Pengamat Kebijakan Publik, Ahmad Alamsyah Saragih, menganalisis Kementerian yang tepat untuk membawahi program makan siang gratis pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“Menurut saya tidak perlu membentuk Kemenko baru, karena menurut saya itu adalah problem-problem yang tidak esensial,” kata Ahmad Alamsyah Saragih, dikutip dari Youtube Metro TV, Selasa, 27 Februari 2024.
Ahmad Alamsyah Saragih mengungkapkan beberapa kementerian khusus yang dinilai bisa membawahi program tersebut.
Terdapat beberapa Kementerian yang dilihat dari segi aspek yang sesuai dengan program makan siang gratis.
“Untuk urusan pendidikannya sendiri intervensi ke sekolahnya mungkin Kemendikbud, tapi aspek dari nutrisinya dari aspek Kementerian Kesehatan,” ungkapnya.
“Kemudian untuk aspek rantai pasoknya bisa di Kementerian Pertanian. Adapun mungkin kalau untuk diintegrasikan dengan warteg-warteg seperti idenya Gibran Kemenko UKM harus jalan,” jelasnya.
Baca Juga: AHY Sampaikan Adanya Pembahasan Program Makan Siang Gratis Saat Rapat Kabinet Jokowi!
Oleh sebab itu, Ahmad Alamsyah Saragih menegaskan tidak memerlukan adanya pembentukan Kementerian baru seperti yang diwacanakan.
Diketahui, program makan siang gratis merupakan salah satu program unggulan yang dibuat oleh paslon 02 yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Baru-baru ini program makan siang gratis sudah mulai dibahas oleh Presiden Joko Widodo dalam rapat kabinet.
Program ini dipastikan akan menjadi salah satu program yang diprioritaskan oleh pemerintah pada tahun 2025.
Meskipun, hasil akhir dari Pemilihan Umum (Pemilu) belum diumumkan secara resmi oleh KPU bahwa pasangan Prabowo-Gibran pemenang dalam Pilpres.
Namun, beberapa menteri dari Kabinet Indonesia Maju sudah menyatakan bahwa program tersebut telah dirancang dan siap direalisasikan di pemerintahan Prabowo – Gibran.***