AYOJAKARTA.COM — Baru-baru ini, beredar kabar terkait pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan.
Dikatakan, jadwal pencairan baru saja diumumkan. Bagaimana penampilan lengkap jadwal pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan ini?
Apakah benar jadwal pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan sudah mulai dilaksanakan di daerah tersebut?
Yang tak kalah pentingnya, daerah mana saja yang sudah memiliki jadwal pencairan BLT mitigasiMitigasi Risiko Pangan?
Informasi berikut dikutip oleh AyoJakarta.com dari kanal YouTube Heru Agustian, sebuah informasi terbaru mengungkapkan bahwa jadwal penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan tahap 1 tahun 2024 di Kabupaten Sorong, Papua, telah diumumkan.
Jadwal ini mencakup rincian tentang waktu dan lokasi pencairan BLT untuk warga yang membutuhkan.
Menariknya, jadwal pencairan ini dilaporkan dimulai sejak 23 Februari 2024. Jam pencairan dimulai pukul 08.30 waktu setempat di distrik Aimas.
Rincian lainnya meliputi jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan menerima bantuan, lokasi pembayaran, dan lain sebagainya.
Namun, perlu diingat bahwa masih ada pertanyaan terkait kebenaran pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan ini.
Meskipun jadwal pencairan telah dirilis, informasi resmi dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian belum sepenuhnya mengkonfirmasi pencairan tersebut.
Menurut pernyataan resmi, BLT Mitigasi Risiko Pangan masih dalam tahap penganggaran dan kontrak dengan pihak penyalur, yakni Kantor Pos Indonesia.
Baca Juga: Daftar Bansos yang Cair Sebelum Ramadhan 2024, BLT Mitigasi Risiko Pangan dan PKH BPNT Tahap 2 Ada?
Pencairan Bantuan Sosial Lainnya
Sementara itu, berbagai daerah juga mengumumkan jadwal pencairan bantuan sosial lainnya.
Contohnya, daerah Medan juga telah merilis jadwal pencairan BLT, dimulai sejak 23 Februari 2024.
Di sini, terlihat bahwa bantuan sosial yang dicairkan kemungkinan adalah Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang juga disebut sebagai mitigasi rawan pangan.
Meskipun demikian, belum dapat dipastikan apakah BLT mitigasi risiko pangan dengan nominal Rp600.000 telah benar-benar dicairkan.***