News

Respon Surya Paloh Usai Bertemu dengan Presiden Jokowi dan Tanggapan soal Hak Angket

Oleh: Salman Muhammad Ilham Sabtu 24 Feb 2024, 12:00 WIB
Ketua Umum (ketum) Partai NasDem Surya Paloh, memberikan jawaban terkait pertemuannya dengan Presiden Joko widodo (Jokowi).

AYOJAKARTA.COM – Ketua Umum (ketum) Partai NasDem Surya Paloh, memberikan jawaban terkait pertemuannya dengan Presiden Joko widodo alias Jokowi.

Surya Paloh menyampaikan bahwa pertemuannya dengan Jokowi hanya membicarakan hal yang ringan.

"Hal yang ringan-ringan. Hanya bahas masalah makan malam saja dan membicarakan bagaimana keadaan, perkembangan, situasi yang ada di tengah-tengah keseharian masyarakat kita," ucap Surya Paloh, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Sabtu, 24 Februari 2024.

Kemudian ketika ditanya terkait sikap koalisi perubahan terkait hak angket DPR, Paloh mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu perkembangan selanjutnya.

"Kita akan mengikuti terus progres daripada perjalanan Pemilu kita pada apa yang telah kita lalui sampai tahapan kali ini," ucapnya.

Baca Juga: Bertemu Jokowi, Surya Paloh 'Tega' Tinggalkan Anies Baswedan, Cak Imin Menyusul? M. Qodari: Jauh dari Mengejutkan, Isi Pertemuannya...

Paloh juga mengatakan bahwa ia menunggu hasil resmi dari penyelenggara pemilu untuk dapat menentukan langkah selanjutnya.

"Dan kembali kami menegaskan bahwasanya, kita akan ikuti sampai secara resmi pengumuman dari KPU itu," ucap Paloh.

Tidak hanya Nasdem, Paloh suga menyampaikan partai dalam koalisi perubahan juga ikut serta dalam mengikuti perkembangan kondisi saat ini.

“Kemudian tentu para tim yang ada dari partai-partai pengusung, apakah itu dari PKB dari PKS maupun Nasdem semuanya mengikutin ya kan, proses yang berjalan dan sekaligus mengevaluasi,” tuturnya.

Baca Juga: Ray Rangkuti Duga Pertemuan Jokowi-Paloh Bahas Hak Angket Bansos Pilpres 2024

Paloh juga mengatakan bahwa Pemilu 2024 ini bukanlah sesuatu yang berjalan biasa-biasa saja.

“Kalian sudah pasti tahu tanpa saya sebutkan, ini tidak pemilu yang berjalan mulus dan biasa-biasa saja. Itu pasti itu," katanya.***

Reporter Salman Muhammad Ilham
Editor Tedi Rukmana