News

Ganjar Pranowo Anggap Hak Angket Cara Paling Pas Usut Kecurangan Pemilu: Gak Perlu Takut!

Oleh: Sahdan Maulana Jumat 23 Feb 2024, 13:01 WIB
Menurut Ganjar, penggunaan Hak Angket di DPR merupkan cara yang paling pas dalam mengususut kecurangan Pemilu.

AYOJAKARTA.COM -- Capres nomer urut 03, Ganjar Pranowo, kembali memberikan pernyataan mengenai penggunaan Hak Angket di DPR RI untuk mengusut kecurangan Pemilu.

Ganjar Pranowo bahkan menyebut bahwa KPU tidak perlu takut apabila Hak Angket nantinya akan digunakan.

Menurut Ganjar, penggunaan Hak Angket di DPR merupkan cara yang paling pas dalam mengususut kecurangan Pemilu.

Kepada wartawan di rumah pemenangan Cemara, Jakarta Pusat, seperti dikutip dari YouTube Kompas TV pada, Jumat, 23 Februari 2024, Ganjar menjelaskan bahwa penggunaan hak angket dari DPR adalah yang paling bagus.

"Pengguna hak pengawasan dari DPR untuk membuat penyelidikan itu paling bagus, gak perlu takut dan sudah pernah terjadi dalam sejarah," kata Ganjar.

Baca Juga: 4 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di UNS untuk Rekomendasi SNBP 2024, Ada Seni hingga Bahasa

Menurutnya, dengan menggunakan hak angket, maka ada data, fakta, saksi, bukti, dan ahli yang semuanya bisa dibuka di publik.

"Dengan cara itu (hak angket) ada data, fakta, saksi, bukti, ahli yang semua bisa dibuka, publik bisa melihat siapa yang bener jadi angket menurut saya cara yang paling pas," jelas Ganjar.

Ganjar kemudian menjelaskan bahwa Pemilu 2024 ini tidak adil. Ia pun menyoroti server Sirekap KPU yang ada di Singapura.

Ganjar pun kembali menegaskan bahwa hak angket adalah cara terbaik untuk mengatasi kondisi Pemilu saat ini.

"Kalau saya simpel saja, hak angket itu cara terbaik ketika kemudian hari ini kondisi Pemilu seperti ini, kan ada cerita Sirekap, server di Singapura," ucap Ganjar.

Baca Juga: Bulan Depan Pendaftaran Tes CPNS Dibuka! Berikut Daftar Formasi ASN untuk S1 Hukum

Ganjar mempertanyakan ketidak tegasan KPU yang tidak merasa bahwa server KPU menyasar ke Singapura.

"Tapi para KPU katakan 'enggak' loh ini mesti pertama, katakan saja IT-nya ada kok masih dibantah?" tanya Ganjar.

Ganjar kemudian menyoroti cerita-cerita mengenai aparat yang mengurus Pemilu, sehingga Pemilu 2024 tidak adil.

Ganjar kembali menilai bahwa hak angket adalah yang terbaik untuk mengklarifikasi segala kejadian dalam Pemilu 2024 ini.

"Terus kemudian kedua bagaimana cerita di lapangan bagaimana aparat dan sebagainya kan paling bagus yang bisa klarifikasi semua ini ya sudah hak angket," pungkasnya.

Reporter Sahdan Maulana
Editor Aris Abdulsalam