AYOJAKARTA.COM – Pengamat politik Rocky Gerung mengomentari pernyataan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal mafia tanah.
Baru-baru ini AHY menyampaikan dirinya berjanji akan ‘gebuk’ para mafia tanah selama 8 bulan menjabat.
Berkaitan dengan itu, Rocky Gerung mengatakan hal-hal yang berkaitan dengan mafia tanah akan menjadi isu panas politik.
“Dia sudah ngomong ini mafia tanah mau digebuk. Nah sekarang lihat mafia tanah di IKN itu siapa saja? Mafia tanah yang dimaksud adalah soal rempang misalnya. Jadi ini akan jadi burning isu baru, isu yang akan membakar politik,” kata Rocky dikutip dari kanal YouTube Rocky Gerung Official, Kamis (22/2/2024).
Rocky Gerung yakin persoalan mengenai mafia tanah merupakan hal yang sudah direncanakan oleh Partai Demokrat.
Sebab, ia menyebut saat ini nama Partai Demokrat sedang naik sehingga isu-isu populis tentu akan dimainkan.
Jika tidak, tentu nama Partai Demokrat akan kembali redup seperti beberapa tahun belakangan.
“Jadi Partai Demokrat sekarang justru moncer dia karena dia akan ambil alih isu-isu populis. Kalau dia enggak ambil alih ya itu tenggelam lagi akhirnya," sebutnya.
Selain itu, Ia juga menilai saat ini AHY sedang membentuk figur sebagai calon presiden untuk kontestasi politik tahun 2029 mendatang.
Oleh karena itu, AHY memainkan isu-isu agraria yang merupakan kelemahan dari Presiden Joko Widodo.
Menurutnya, kehadiran AHY sebagai Menteri ATR bukan untuk membackup teori agraria Presiden Jokowi.
"Jadi AHY hanya mungkin untuk menghidupkan figur dia sebagai calon presiden 2029 dengan mengeksploitasi soal-soal pertanahan, soal agraria yang memang dasar-dasar dari kelemahan Pak Jokowi soal agraria. Jadi enggak mungkin AHY datang untuk membackup teori-teori agraria dari Pak Jokowi. Justru AHY di kalimat pertama akan menggebuk. Wah itu artinya menggebuk oligarki di sekitar Jokowi dong?” tutupnya.***