AYOJAKARTA.COM - Adanya kesalahan sat menginput jumlah suara pada Sistem Informasi Rekapitulasi Pemilu (Sirekap) saat ini tengah menjadi perbincangan banyak pihak.
Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 03 yakni Mahfud MD ikut memberikan usulan untuk mengatasi Sirekap dan Sistem Data Server KPU yang saat ini bermasalah.
Menurut Mahfud MD untuk mengatasi kekacauan tersebut perlu diadakannya Audit Digital Forensik yang dilakukan oleh lembaga independen.
Baca Juga: Usai Surya Paloh Bertemu Jokowi, Begini Respons Menohok Mahfud MD
Menurutnya hal tersebut sesuai dengan apa yang diminta oleh masyarakat terhadap KPU, terkait perhitungan suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Hal itu diungkapkan oleh Mahfud MD melalui media sosial X @mohmahfudmd, yang diunggah pada Selasa, 20 Februari 2024.
“Kekacauan Sirekap Digital KPU perlu dijawab dengan dilakukannya Audit Digital Forensik atas Sirekap dan Sistem Data Server KPU. Yg mengaudit hrs lembaga independen, bkn lembaga yg berwenang,” tulisnya di akun @mahmahfudmd.
Baca Juga: Presiden Jokowi dan Surya Paloh Bertemu, Mahfud MD: Masa Minta Tanggapannya ke Saya?
“Sdh deras usul dari masyarakat agar KPU memenuhi usul dilakukannya audit digital tsb,” tambahnya.
Diketahui, Aplikasi Sirekap KPU menjadi sorotan karena perhitungan suara di TPS ke dalam Sirekap berbeda dengan tampilan di laman resmi KPU.
Dengan hal tersebut terjadi penyusutan atau menggelembung dari hasil suara Pemilu mulai dari Pemilu Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, serta DPRD Kabupaten atau Kota.
Sehingga dengan begitu diduga telah terjadi kecurangan yang menguntungkan salah satu paslon tertentu.
Hingga Selasa, 20 Februari 2024 dari 72,52 persen suara yang masuk paslon nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka menempati angka 58,68 persen.
Disusul oleh Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar 24,25 persen, dan Ganjar Pranowo – Mahfud MD 17,07 persen.***