News

Beda Sikap Soal Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh, Sekjen PDIP Sebut Demokrasi dalam Masalah Besar

Oleh: Dyah Arum Ratri Selasa 20 Feb 2024, 08:05 WIB
Sontak saja pertemuan keduanya mendulang tanda tanya besar dari berbagai pihak terkait apa sebenarnya tujuan dari pertemuan tersebut.

AYOJAKARTA.COM – Pihak PDIP turut buka suara soal pertemuan tertutup yang terjadi antara Surya Paloh dan Presiden Jokowi.

Sebagai informasi, Surya Paloh datang ke Istana Merdeka untuk bertemu Jokowi pada hari Minggu, 18 Februari 2024 kemarin.

Sontak saja pertemuan keduanya mendulang tanda tanya besar dari berbagai pihak terkait apa sebenarnya tujuan dari pertemuan tersebut.

Menanggapi pertemuan tersebut, Hasto Kristiyanti selaku Sekjen PDIP menyebut bahwa Jokowi merupakan sosok yang harus bertanggung jawab terhadap kualitas demokrasi.

“Kalau kita lihat berdasarkan catatan, kritik yang diberikan oleh para pengamat tokoh-tokoh pro demokrasi maka Pak Jokowi ini kan sebagai sosok yang seharusnya bertanggung jawab terhadap kualitas demokrasi itu sendiri,” ujar Hasto dikutip dari akun Tiktok @metro_tv pada (20/2/24).

Apalagi pertemuan tersebut terjadi saat tahap rekapitulasi suara Pemilu 2024 masih terus berjalan

“Sehingga ketika di tengah-tengah proses rekapitulasi yang masih berjalan,” kata Hasto.

Baca Juga: Anaknya Tersandung Kasus Perundungan, Vincent: Bully Kasus Paling Katro dan Culun

“Upaya-upaya yang dipersepsikan menggalang dukungan itu kan sebenarnya justru bahwa apa yang terjadi selama ini tuh tidak benar sehingga masih diperlukan suatu langkah-langkah konsolidasi seperti itu,” lanjutnya.

Dari itu Hasto menilai jika memang demokrasi berjalan baik seharusnya tak diperlukan konsolidasi pasca pemilu.

“Kalau semua proses itu berjalan baik ya tidak perlu dilakukan suatu proses konsolidasi pasca pemilu karena semuanya berjalan natural sesuai dengan kehendak rakyat,” bebernya.

Baca Juga: 5 Kepribadian Seseorang dari Cara Update Status di Sosial Media, Kamu Sering Posting Kemesraan dengan Pasangan?

Lain jika diperlukan adanya konsolidasi melalui pertemuan antara Surya Paloh dan Jokowi, tentunya menunjukkan demokrasi saat ini dalam masalah besar.

“Tapi ketika proses konsolidasi justru tetap dilakukan itu menunjukkan ada question mark yang kemudian harus dijawab bersama-sama bahwa demokrasi kita sedang berada dalam masalah besar,” imbuhnya.

Sementara itu capres nomor urut 01, Anies Baswedan juga turut memberi tanggapan soal pertemuan Jokowi dan Surya Paloh tersebut.

Dalam pernyataannya, Anies Baswedan menegaskan bahwa semuanya baik-baik saja dan sama sekali tidak ada perubahan apapun.

“Baik-baik saja dan saya melihat tidak ada perubahan sikap, sikap tetap konsisten berada di dalam koalisi perubahan dan saya memandang itu tidak ada pergeseran apapun,” tegas Anies.

Baca Juga: Bongkar Kepribadian dan Pilihan Karier yang Cocok bagi Penyuka Warna Kuning, Benarkah Sosok Periang?

Kemudian saat ditanya apakah ada komunikasi yang dijalin lebih dulu dengan Surya Paloh, Anies menjawab begini.

“Iya selalu berkomunikasi dan tidak ada pergeseran posisi sama sekali nggak ada dan pertemuan itu sesuatu yang biasa-biasa saja,” ungkapnya.

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Aris Abdulsalam