News

Jokowi Buka Suara terkait Pertemuannya dengan Surya Paloh: Bicara Masalah Politik Biasa

Oleh: Sidiqqi Al Isyan Senin 19 Feb 2024, 21:30 WIB
Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh

AYOJAKARTA.COM – Ramai pertemuan Presiden RI ke-6 Joko Widodo atau yang kerap disapa Jokowi dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti pertemuan keduanya terkait agenda apa.

Banyak spekulasi yang mengatakan pertemuan Jokowi dengan Surya Paloh terkait Pilpres 2024 ini.

Baca Juga: Bocoran Pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan dan Bansos Reguler dari Pemerintah, Pastikan Ambil di Kantor Pos!

Terkait pertemuannya, Presiden Joko Widodo kini ikut buka suara tentang agenda pertemuannya dengan Surya Paloh.

Jokowi mengungkapkan bahwa agenda pertemuannya dengan Surya Paloh tersebut yakni terkait pertemuan politik yang biasa.

“Ya pertemuan politik, biasa, bicara masalah politik juga biasa,” ucap Jokowi saat ditanya oleh wartawan yang berada di lokasi.

Namun ketika ditanya siapakah yang lebih dulu mengajak pertemuan, Presiden Joko Widodo menyebut tidak perlu harus siapa yang mengundang terlebih dahulu, karena menurutnya yang penting itu adanya pertemuan.

Dan Jokowi menilai bahwa pertemuan keduanya sangat bermanfaat bagi perpolitikan di Indonesia ini.

Baca Juga: 7 Manfaat Berani Berkata 'Tidak' kepada Orang Lain, Sudahkah Kamu Melakukannya?

“Saya kira dua-duanya tidak perlu harus siapa yang undang siapa, nggak perlu, yang paling penting emang ada pertemuan, dan itu akan sangat bermanfaat bagi perpolitikan kita, bagi negara, saya kita yang paling penting itu,” jelas Jokowi.

Selanjutnya, Jokowi juga tidak menjawab terkait keputusan PDIP untuk bersikap oposisi pada setelah dinyatakan kalah dalam Pilpres 2024 ini, dirinya hanya menyarankan untuk menanyakan langsung kepada kader yang berada di PDIP.

“Ya ditanyakan saja kepada beliau-beliau yang ada di PDI Perjuangan,” tutur Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi menegaskan kembali bahwa pertemuan antara Jokowi dengan Ketum Partai NasDem ini merupakan awal, dan Jokowi juga menjelaskan bahwa dirinya hanya menjadi jembatan, karena yang paling penting dalam politik ini adalah para partai-partai.

“Ini baru awal-awal, nanti kalau sudah final nanti kami sampaikan, tapi itu sebetulnya saya itu hanya menjadi jembatan, yang paling penting kan partai-partai lah,” terang Jokowi.***

Reporter Sidiqqi Al Isyan
Editor Jinan Vania Barizky