News

Hari Pencoblosan Usai, TPN Ganjar-Mahfud Bentuk Tim Khusus Investigasi Kecurangan Pemilu 2024

Oleh: Nuriyah Nofasari Kamis 15 Feb 2024, 06:25 WIB
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto

AYOJAKARTA.COM - Warga negara Indonesia baru saja menyelesaikan Pemilu 2024 untuk menentukan pemimpin lima tahun ke depan.

Namun sayangnya, ada dugaan kecurangan yang terjadi dalam proses tersebut.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa tim pemenangan Ganjar-Mahfud telah merencanakan pembentukan tim khusus untuk menyelidiki dugaan kecurangan yang terjadi dalam Pemilu 2024.

Ia mengatakan seluruh komponen tim pemenangan Ganjar-Mahfud tengah mengumpulkan data-data terkait dugaan kecurangan tersebut.

Baca Juga: Soal Wacana Koalisi Anies-Ganjar, TPN Ganjar-Mahfud: Kami Yakin Putaran Kedua akan Terjadi

Tim khusus tersebut akan bertugas  membuka dan merekrut semua pihak yang terpanggil dalam menjaga konstitusi dan demokrasi dari rakyat.

“Anomali demokrasi inilah yang kemudian kami lihat. Kami melihat nampak adanya fenomena over shooting. Jadi kalau berburu itu nembaknya berlebihan, sehingga tim khusus itulah yang nanti akan membuka dan merekrut ya seluruh pihak-pihak yang terpanggil di dalam menjaga konstitusi kita di dalam menjaga demokrasi dari rakyat," ungkap Hasto Kristiyanto dikutip Ayojakarta.com dari YouTube KompasTV, pada Kamis 15 Februari 2024.

"Karena hukum yang kami yakini, siapa yang memanipulasi suara rakyat akan mendapatkan suatu karma," tambahnya.

Baca Juga: Banting Setir Jadi Jubir TPN Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono Keluhkan Cara Polisi saat Pertama Kali Menjemput

Sementara itu, Bawaslu menemukan sejumlah dugaan pelanggaran Pemilu di Kuala Lumpur, Malaysia.

Bawaslu menyebut adanya indikasi  pelanggaran dalam pemungutan dan penghitungan suara.

Sebagai tindak lanjut, panlu Kuala Lumpur menetapkan rekomendasi untuk melakukan pemungutan suara ulang dengan metode pos dan kotak suara keliling.

Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan bahwa pelaksanaan Pemilu di luar negeri termasuk di Kuala Lumpur, berjalan baik.

Baca Juga: Salam 4 Jari Viral di Media Sosial X atau Twitter, Ini Tanggapan Chico Hakim Jubir TPN Ganjar-Mahfud

Ketua KPU menjelaskan bahwa ada sejumlah metode yang digunakan, termasuk kotak suara keliling dan TPS.

Proses pemungutan suara di 223 TPS dilayani dengan tertib, meskipun data jumlah pemilih yang hadir masih belum dilaporkan secara detail.

Tantangan yang dihadapi saat ini adalah bagaimana menekan kecurangan dan mengawal proses pemilu sehingga tercipta pemilu yang bebas, rahasia, jujur dan adil.

Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk menciptakan pemilu yang bermartabat dan memberikan hasil yang sesuai kehendak rakyat.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Fathul Amanah