AYOJAKARTA.COM -- Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya bagi rakyat Indonesia untuk tidak tergoda dengan janji-janji sembako dari calon presiden.
Hal itu dikatakan Megawati saat menghadiri kampanye akbar calon presiden dan wakil presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Solo pada Sabtu (10/2/2024).
Presiden Indonesia kelima itu menyoroti praktik politik yang memanfaatkan bantuan sosial sebagai alat untuk mempengaruhi pemilih.
"Saya ingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia, jangan kesemsem memilih orang karena diberi bantuan sosial, hanya diberi beras 10 kg langsung klenger," ujar Megawati dikutip dari channel Youtube Kompas.com pada Sabtu (10/2/2024).
Ia pun mengkritisi praktik pemberian bantuan sembako yang dianggapnya sebagai upaya untuk mempengaruhi opini publik.
"Jika setiap warga hanya mendapatkan 10 kg beras, itu seperti memberi gula-gula agar rakyat kesemsem," katanya.
Ia juga mempertanyakan sumber dana bagi bagi sembako tersebut. Sebab katanya saat ini harga beras sedang mengalami kenaikan.
Baca Juga: Jika Ganjar-Mahfud Menang Bakal Disetir Ketua Partai? Begini Jawaban Tegas Megawati Soekarnoputri
"Pertanyaannya, uangnya berasal dari mana? Uangnya berasal dari negara, lho. Kok bisa kesemsem hanya karena diberi bantuan sembako seperti itu?" paparnya.
Ia mengingatkan bahwa pemilihan presiden seharusnya bukanlah tentang siapa yang memberi bantuan sosial terbanyak, melainkan proses untuk mencari pemimpin yang benar dan mampu mengayomi rakyat.
"Pilihlah pemimpin yang mengayomi kalian, bukan mengintimidasi, bukan membuat kecurangan," tandasnya.