News

2700 KPM Berbahagia! Proses Pencairan PKH dan BPNT Sudah Berjalan, Bagaimana dengan BLT Mitigasi Risiko Pangan?

Oleh: Nuriyah Nofasari Jumat 09 Feb 2024, 13:02 WIB
Ilustrasi Pencairan Bansos di Kantor Pos

AYOJAKARTA.COM - Hari ini Jumat 9 Februari 2024 adalah hari yang membahagiakan bagi 2.700 Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Mereka merasa bersyukur karena mendapatkan rezeki berupa uang dari PKH dan BPNT dengan saldo masuk sebesar Rp 600.000 pada KKS.

Namun pertanyaannya adalah apakah Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan juga sudah mulai dicairkan?

Pertama-tama, terkait dengan bantuan beras 10 kg yang diberikan kepada 22 juta Keluarga Penerima Manfaat, informasi dari Badan Pangan Nasional menyatakan bahwa proses penyaluran bantuan ini ditunda sementara mulai 8 -14 Februari 2024 untuk menghormati pelaksanaan Pemilu.

Baca Juga: KPPS Wajib Tahu! Ini 8 Masalah yang Mungkin Terjadi di TPS Lengkap dengan Cara Mencegahnya

Bagi daerah yang belum menerima bantuan tersebut untuk alokasi bulan Januari, pencairan akan dilanjutkan setelah 14 Februari 2024.

Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Diary Bansos pada Jumat 9 Februari 2024, progres pencairan bantuan PKH-BPNT secara tunai melalui PT Pos Indonesia masih terus dilaksanakan.

Namun setelah Pemilu, proses pencairan akan dilakukan di kantor desa di setiap daerah.

Sebagai contoh di Kabupaten Banyuwangi, hari ini merupakan pencairan perdana bagi 2.700 Keluarga Penerima Manfaat PKH dan BPNT yang dilakukan di kantor pos setempat.

Baca Juga: Undangan BLT Mitigasi Risiko Pangan Dikabarkan Sudah Dibagikan di Daerah-daerah Ini, Benarkah? Cek Info Selengkapnya di Sini!

Untuk KPM BPNT murni, nominal yang diterima adalah Rp 200.000 sesuai alokasi untuk bulan Januari 2024.

Sementara untuk KPM PKH murni, nominal bantuan akan disesuaikan dengan komponen yang dimilikinya.

Contohnya bagi keluarga dengan anak sekolah dasar, bantuan yang diterima adalah Rp 225.000 per tiga bulan.

Bagi KPM PKH plus BPNT, mereka akan menerima bantuan lebih besar karena mendapatkan bantuan dari kedua program tersebut.

Baca Juga: 7 Kota Penghasil Wanita Tercantik di Indonesia, Mana Saja?

Sebagai contoh, bagi keluarga dengan anak sekolah dasar total bantuan yang diterima bisa mencapai Rp 425.000.

Terakhir, saldo masuk sebesar Rp 600.000 pada kartu KKS bukanlah BLT Mitigasi Risiko Pangan.

Saldo tersebut adalah bantuan dari PKH dan BPNT.

Informasi mengenai BLT Mitigasi Risiko Pangan masih belum terpantau secara jelas.

Semoga bermanfaat dan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai proses pencairan bantuan PKH dan BPNT bagi KPM.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Fathul Amanah