AYOJAKARTA.COM -- Monumen Yesus Memberkati di Manado, Sulawesi Utara, merupakan salah satu landmark ikonik yang menjadi simbol keagamaan dan budaya di daerah tersebut.
Dengan tinggi mencapai 50 meter, patung ini menjadi salah satu yang tertinggi di Asia Tenggara dan sering dibandingkan dengan Patung Cristo Redentor di Rio de Janeiro, Brasil.
Monumen ini berdiri di atas Gunung Tumpa, tepatnya di kawasan perumahan Citraland, sekitar 15 menit dari pusat Kota Manado.
Baca Juga: 17 Landmark Ikon Kota Paling Populer di Indonesia, Mana Daerahmu?
Diketahui, Monumen Yesus diresmikan pada 2 November 2007 oleh Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang, sebagai bagian dari perayaan satu tahun Citraland.
Ia terinspirasi untuk menciptakan sebuah monumen yang tidak hanya menjadi simbol keagamaan tetapi juga memberikan pemandangan indah bagi pengunjung.
Fakta Spiritual Banguna Monumen Yesus
Dikenal sebagai "Yesus Kase Berkat" dalam bahasa Manado, monumen ini tidak hanya menarik perhatian wisatawan lokal dan mancanegara, tetapi juga menjadi tempat refleksi spiritual bagi umat Kristiani.
Baca Juga: Mengenal Simpang Lima Gumul, Ikon Kota Kediri yang Menyatukan Sejarah hingga Kemajuan Ekonomi
Monumen ini dirancang dengan kemiringan 20 hingga 35 derajat, memberikan kesan seolah-olah Yesus sedang melayang.
Patung Yesus ini menghadap ke utara dengan tangan terbuka, seakan memberkati kota Manado dan sekitarnya.
Selain itu, terdapat juga Jalan Salib di sekitar monumen yang menggambarkan perjalanan penderitaan Yesus sebelum disalib.
Dengan demikian, Monumen Yesus Memberkati tidak hanya menjadi landmark wisata religi, tetapi juga simbol kerukunan umat beragama kristiani.
Baca Juga: Mengenal Simpang Lima Gumul, Ikon Kota Kediri yang Menyatukan Sejarah hingga Kemajuan Ekonomi
Dengan mendirikan patung Yesus, banyak orang akan datang setiap hari untuk mengagumi pemandangan sambil mengingat cinta kasih Tuhan.***