AYOJAKARTA.COM — Kemensos RI akan mencairkan BLT Mitigasi Risiko Pangan 2024 kepada 18,8 juta KPM yang dinyatakan layak sebagai penerima bantuan dan wajib terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI.
BLT Mitigasi Risiko Pangan 2024 akan dicairkan kepada KPM yang pernah mendapatkan BLT El Nino 2023, dan untuk tahun ini dinyatakan kembali sebagai KPM penerima BPNT murni dan BPNT+PKH.
Kemensos RI sedang gencar mencairkan beberapa bansos terutama untuk bansos reguler PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) alokasi Tahap 1 di tahun 2024.
Bukan hanya bansos reguler, bantuan sosial tambahan juga akan menyusul untuk dicairkan di bulan Februari 2024 yaitu BLT Mitigasi Risiko Pangan 2024 dengan periode salur Januari sampai Maret 2024.
Banyak yang berpendapat bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan ini adalah kelanjutan dari BLT El Nino yang dicairkan di bulan November dan Desember 2023.
Baca Juga: Segera Cair! BLT Mitigasi Risiko Pangan, Bantuan Langsung Tunai untuk 3 Bulan Pertama
Akan tetapi, untuk periode salurnya berbeda di mana BLT El Nino 2203 yang dicairkan dua bulan (November dan Desember 2023), sedangkan BLT Mitigasi Risiko Pangan dicairkan tiga bulan (Januari-Maret 2024).
Pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan tetap sama seperti bantuan reguler lainnya melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI dan PT Pos Indonesia, untuk sekali pencairan tiga bulan sekaligus sebesar Rp600 ribu.
Sama seperti BLT El Nino tahun 2023 yang lalu, tujuan pemberian BLT Mitigasi Risiko Pangan adalah sebagai langkah konkret membantu KPM yang terkena dampak fenomena alam super El Nino.
Mengingat Fenomena alam super El Nino sudah melanda Indonesia hampir satu tahun terakhir walaupun berbeda musimnya.
Untuk BLT El Nino 2023, disalurkan saat Indonesia mengalami kemarau berkepanjangan, sedangkan BLT Mitigasi Risiko Pangan dicairkan ketika terjadinya perubahan musim tanam dan panen akibat intensitas hujan yang tinggi setiap waktu.
Dengan kondisi cuaca di musim penghujan yang ekstrem dan curah hujan tinggi, banyak daerah yang mengalami bencana banjir.
Belum lagi perubahan musim tanam dan panen yang semula diakibatkan oleh kemarau berkepanjangan, dan sekarang berganti menjadi musim penghujan dengan curah hujan tinggi.
Hal ini sangat berpengaruh terhadap kondisi komoditas pangan pertanian dan tidak sedikit yang mengalami gagal panen.
Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan instruksi kepada Kemensos RI untuk segera menyalurkan BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Hal ini bertujuan agar kestabilan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah penurunan kemampuan untuk mencukupi kebutuhan pangan akibat fenomena alam super El Nino.
Mengingat, sampai sekarang harga beras di pasaran yang terus melambung sampai menembus kisaran Rp15ribu per kilogramnya, sehingga pemberian BLT Mitigasi Risiko Pangan ini sangat membantu KPM rentan miskin untuk mencukupi kebutuhan pangan.
Lalu kapan BLT Mitigasi Risiko Pangan 2024 akan disalurkan?
Memang sampai tanggal 6 Februari 2024 belum ada informasi resmi kapan BLT Mitigasi Risiko Pangan akan disalurkan, baik melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI dan PT Pos Indonesia.
Akan tetapi, Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto sudah memberikan bocoran terkait kapan penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan akan realisasikan.
Jika tidak ada hambatan, rencananya BLT Mitigasi Risiko Pangan akan dicairkan mulai di bulan Februari untuk periode salur Januari-Maret 2024.
Untuk tanggal pasti kapan penyaluran bantuan akan dilaksanakan, masih belum terpantau ada progres pencairan melalui SIKS-NG pendamping PKH desa, dikutip kanal YouTube DIARY BANSOS.
Walaupun demikian, bagi para KPM yang sudah dinyatakan layak sebagai penerima bansos BPNT dan BPNT+PKH alokasi tahun 2024 ini, besar kemungkinan juga akan menerima BLT Risiko Pangan 2024.
Banyak yang penasaran apakah penerima BLT Mitigasi Risiko Pangan ini merupakan KPM BLT El Nino 2023.
Kemungkinan besar penerima KPM Mitigasi Risiko Pangan adalah penerima bantuan BLT El Nino 2023.
Akan tetapi, dengan catatan jika KPM Penerima BLT El Nino 2023 masih dinyatakan layak sebagai penerima bansos BPNT murni dan BPNT+PKH tahun 2024.
Karena sebenarnya, yang berhak menerima BLT Mitigasi Risiko Pangan hanyalah keluarga penerima manfaat sebagai penerima bansos BPNT murni, dan BPNT+PKH sedangkan KPM PKH murni tidak mendapatkan pencairan, sama seperti penerima BLT El Nino 2023.
Untuk penyalurannya, bagi KPM BPNT murni atau BPNT+PKH yang penyaluran bantuan melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara maka jika mendapatkan BLT Mitigasi Risiko Pangan juga akan cair di KKS.
Sedangkan yang bantuan BPNT cair melalui PT Pos Indonesia maka penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan juga akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia.
Nantinya, jika BLT Mitigasi Risiko Pangan sudah cair melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara, dana bantuan ditarik tunaikan melalui mesin ATM terdekat atau agen bank Himbara terkait.
Jika melalui PT Pos Indonesia maka dana akan cair secara tunai dan dapat diambil oleh KPM di Kantor Pos cabang di tempat domisili masing-masing, atau di titik-titik komunitas baik di kantor kelurahan atau desa jika KPM yang menerima bansos dalam jumlah yang banyak.
Untuk itu, bagi KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang ingin mengecek daftar penerima dan status pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan 2024, maka dapat menghubungi pendamping PKH desa masing-masing atau operator desa untuk mengecek daftar penerima dan status pencairannya di SIKS-NG agar hasilnya lebih akurat.
Itulah informasi terkait dengan update progres pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan 2024 untuk periode Januari-Maret 2024.***