News

Sebut Masyarakat Lebih Butuh Pekerjaan Bukan Makan Siang Gratis, Timnas AMIN: Tidak Tepat, Merendahkan Rakyat

Oleh: Nisrina Harum Lestari Senin 05 Feb 2024, 11:53 WIB
M Iqbal, Jubir Timnas AMIN

AYOJAKARTA.COM – Dalam debat calon presiden, capres nomor urut 1 Anies Baswedan menyampaikan bahwa ada 45 juta orang yang belum mempunyai pekerjaan layak dan 70 juta orang tak memiliki jaminan sosial.

Juru Bicara Timnas AMIN yakni M Iqbal mengatakan perubahan yang akan dibawa Anies-Muhaimin adalah memberikan lapangan pekerjaan untuk masyarakat.

M Iqbal menyebut saat ini yang dibutuhkan masyarakat adalah pekerjaan, bukan makan siang gratis.

Baca Juga: Data Sentimen Publik di X Twitter Usai Debat Capres Terakhir, Analyst Drone Emprit: Prabowo Perbincangannya Paling Negatif

Seperti diketahui, makan siang gratis merupakan program kerja dari pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Yang dibutuhkan rakyat adalah pekerjaan, bukan makan siang. Karena makan siang itu orang bisa buat di rumahnya sendiri sesuai dengan seleranya sendiri,” kata M Iqbal dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV, Senin (5/2/2024).

“Kemudian kita harus bisa membaca masalah masyarakat, yang kita inginkan adalah pemerintah itu bukan hanya memberikan, tapi dia juga hanya memberi kail supaya orang bergerak, supaya ekonomi bergerak,” sambungnya.

M Iqbal menilai bahwa program makan siang gratis justru sangat merendahkan masyarakat.

Baca Juga: Gagasan Prabowo Cegah Stunting dengan Memberi Makan Anak, Ganjar Pranowo: Tak Setuju, Karena Bapak Terlambat

Menurutnya, masyarakat saat ini masih mempunyai harga diri dan masih mampu mencari nafkah.

“Jadi saya melihat bahwa makan siang gratis itu sangat tidak tepat, sangat merendahkan masyarakat. Padahal sesungguhnya masyarakat itu punya harga diri. Mereka punya tangan yang sehat, kaki yang kuat, mereka bisa mencari nafkah. Tinggal bagaimana pemerintah memberi pancing, memberi umpan sehingga mereka bisa bekerja,” ujarnya.

Selain itu, M Iqbal juga membahas mengenai masalah pendidikan khususnya kesejahteraan guru.

M Iqbal mengungkapkan pihaknya memandang pendidikan sebagai suatu hal yang sangat penting.

Baca Juga: Kritik Debat Capres, Sujiwo Tejo: Nggak Menarik, Seperti Sampah

Oleh karena itu, M Iqbal memastikan pasangan AMIN akan menghilangkan gaji murah untuk para guru.

Selain itu, ia juga menuturkan semua guru akan mendapatkan hak yang sama dengan tenaga pendidik lainnya.

“Untuk itu kami melihat bahwa pendidikan itu penting. Ke depan tidak ada lagi gaji guru yang murah. Sertifikasi akan dipercepat, guru-guru PAUD juga akan mendapatkan hak-hak yang sama dengan yang lainnya,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Fathul Amanah