News

Kebohongan Mahfud MD di Kasus Ferdy Sambo Buat Irma Hutabarat-Martin Simanjuntak Tertawa: Luar Biasa Ngawur!

Oleh: Linda Wati Kamis 01 Feb 2024, 20:34 WIB
Kebohongan Mahfud MD di Kasus Ferdy Sambo Buat Irma Hutabarat-Martin Simanjuntak Tertawa: Luar Biasa Ngawur!

AYOJAKARTA.COM - Aktivis Irma Hutabarat dan Martin Lukas Simanjuntak kompak membongkar kebohongan Mahfud MD dalam kasus Ferdy Sambo.

Irma Hutabarat dan Martin Simanjuntak memperlihatkan video Mahfud MD yang menyuarakan soal dirinya yang berjasa dalam kasus Ferdy Sambo.

Dalam video itu juga Mahfud MD mengatakan bahwa Martin Simanjuntak, Kamaruddin Simanjuntak, Irma Hutabarat dan keluarga Brigadir J datang menemuinya sambil nangis-nangis.

Baca Juga: Imlek 2024/2575 Masuk ke Tahun Naga, Inilah Alasan 12 Shio Perlu Chi Fu atau Sembahyang Pembuka Tahun

“Kamaruddin Simanjuntak datang kepada saya ditemani Irma Hutabarat dan keluarganya nangis bahwa kami nggak percaya bahwa ini dibunuh sayapun nggak percaya saya bilang,” kata Mahfud MD seperti yang dikutip dari YouTube Irma Hutabarat.

Namun pernyataan itu dibantah oleh Irma dan sang mantan pengacara Brigadir J.

“Tidak ada tangis-tangisan di sini yang ada kita berdiskusi santai membahas terkait permasalahan hukum yang menimpa orang-orang di dalam sini,” kata Martin.

Kemudian, dalam video pasangan Ganjar Pranowo itu juga menyebut jika dia akhirnya ikut turun tangan untuk menangani kasus tersebut.

Ia mengatakan bahwa dirinya yang teriak-teriak mengungkap kasus tersebut dan jika dirinya tak teriak maka kasus Ferdy Sambo bisa hilang.

“Akhirnya saya yang berteriak-teriak ini pasti pembunuhan selidiki nggak bisa juga, akhirnya Kompolnas saya panggil gimana masalahnya ini kok nggak bisa terbuka,” kata Mahfud.

Baca Juga: Cek Tanggal Cair KJP Plus Februari 2024 SD, SMP dan SMA, Klik Link Ini Ya!

Irman dan Martin pun kemudian tertawa mendengar cerita Mahfud yang diucapkan di depan relawannya itu.

“Jadi kengawuran yang dikatakan Mahfud ini sudah luar biasa kalau saya bilang,” ujarnya.

Martin pun merasa bingung sebab cawapres nomor urut 3 itu hanya mengawal atas perintah presiden yang sudah empat kali teriak.

“Makanya saya bingung Pak Mahfud lagi di Mekah, Madina kok bisa tiba-tiba dibilang dia yang mindahin ke Propam, tapi ya udahlah kalau emang menurut Pak Mahfud prestasinya nggak apa-apa, tapi jangan lupakan juga pak, bapak kan membantu presiden,” tegas Martin.***

Reporter Linda Wati
Editor Jinan Vania Barizky