News

Jokowi Bagikan Bansos Rp 600 Ribu, Sindir Anies: Ikuti Kebutuhan Rakyat, Bukan Kalender Politik!

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Rabu 31 Jan 2024, 07:25 WIB
Menurut Anies Baswedan, pembagian bansos saat ini sudah tidak lagi mengikuti kalender rakyat namun justru mengikuti kalender politik.

AYOJAKARTA.COM - Calon presiden nomor urut satu, Anies Baswedan menyindir pembagian bantuan sosial (bansos) yang akan dibagikan pemerintah (Presiden Jokowi) kepada masyarakat di bulan Februari mendatang.

Menurut Anies Baswedan, pembagian bansos saat ini sudah tidak lagi mengikuti kalender rakyat namun justru mengikuti kalender politik.

Anies menekankan bahwa seharusnya pembagian bansos diberikan tidak menunggu momen kalender politik.

"Begini, bansos itu diberikan mengikuti kalender kebutuhan rakyat bukan mengikuti kalender politik!" sindir Anies seperti dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Metro TV, Rabu, 31 Januari 2024.

Anies menambahkan bahwa pembagian bansos seharusnya disesuaikan dengan kebutuhan rakyat dan juga sesuai dengan jadwal yang telah dirancang.

"Kapan rakyat membutuhkan disitu diberi bansos, ada jadwalnya. Jadwalnya sesuai kebutuhan rakyat, bukan sesuai dengan jadwal kebutuhan politik yang mau memberi," kata Anies.

Baca Juga: 15 Jurusan Sepi Peminat di ITB yang Bisa Jadi Rekomendasi SNBP 2024, Benarkah Ada yang 0 Peminat?

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menegaskan bahwa pemberian bansos adalah aturan negara, yang artinya negaralah yang memberikan kepada masyarakat bukan diakui oleh sekelompok orang tertentu atau bahkan Presiden Jokowi sekalipun.

"Karena yang memberi itu negara, yang nanti menyampaikan aparat pemerintah," lanjutnya.

Anies berharap bahwa pembagian bansos ini dimanfaatkan untuk hal-hal yang bukan kepentingan rakyat.

"Jadi jangan ini dimanfaatkan, rakyat kita cerdas kok," ujar Anies lagi.

Ia pun meminta kepada masyarakat bahwa meski menerima bansos, pilihan soal politik mereka tetap berada di perubahan yakni pasangan AMIN.

Baca Juga: 10 Jurusan Sepi Peminat Universitas Diponegoro, Bisa Jadi Rekomendasi SNBP 2024

"Dan saya yakin bansosnya diterima tapi pilihannya perubahan karena mereka ingin hidup lebih baik, supaya tidak terus menerus kondisinya berat. Kondisi sulit itulah yang membuat mereka harus menerima bansos. Lah masa terima bansos begini kondisi sulit mau diteruskan sulitnya?" kata Anies.

Ia pun kembali menekankan bahwa bansos memang diberikan oleh pemerintah, namun keputusan rakyat tetap dipilih oleh rakyat sendiri.

Diketahui bahwa pemerintah sendiri telah resmi mengumumkan akan menyalurkan bansos berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada para KPM sebesar Rp 600 ribu.

Bantuan tersebut akan mulai dibagikan di bulan Februari 2024 dengan alokasi pembagian sekaligus untuk 3 bulan yakni Januari Februari dan Maret.

Dimana masing-masing bulan mendapatkan bantuan sebesar Rp 200 ribu, sehingga jika alokasi pencairan langsung 3 bulan, maka KPM berhak mendapatkan bansos sebesar Rp 600 ribu.

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Aris Abdulsalam