AYOJAKARTA.COM - Kondisi lalu lintas di jalan tol Jakarta-Cikampek pada puncak arus balik Lebaran 2025 masih terpantau ramai lancar secara keseluruhan, meski terdapat peningkatan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan pantauan, terdapat beberapa titik kemacetan, di antaranya sepanjang 1 km menuju GT Cikampek Utara dari arah Palimanan yang mengalami antrian cukup panjang.
Kondisi serupa juga terjadi di KM 52 sampai KM 42 arah Jakarta.
Antrian panjang juga terjadi di sekitar KM 62 karena banyaknya kendaraan yang hendak masuk ke rest area.
Baca Juga: Antisipasi Kemacetan, Diskon Tarif Tol Arus Balik Berlaku 3-5 April 2025 untuk Perlancar Pemudik
Sementara itu, jalan layang MBZ masih terpantau ramai lancar tanpa hambatan berarti.
Rekayasa lalu lintas masih diberlakukan untuk mengurai kemacetan, termasuk sistem oneway dan kontra flow.
Sistem oneway saat ini berlaku dari KM 414 Kalikangkung di Semarang hingga GT Cikampek Utama di KM 70.
Kebijakan ini merupakan perpanjangan dari implementasi sebelumnya yang dilakukan secara bertahap, dimulai dari KM 188 sampai KM 70 Cikampek Utama dua hari lalu.
Baca Juga: 5 Obat Alami Tradisional Sakit Gigi dengan Ampuh, Mudah Ditemukan!
Kemudian diperpanjang hingga KM 219, dan terakhir diperpanjang lagi dari GT Kalikangkung KM 414 sampai KM 70 Cikampek Utama.
Untuk sistem kontra flow, penerapannya masih berlangsung sejak dua hari lalu dari GT Cikampek Utama KM 70 sampai KM 47 Cikarang Utama, dengan menggunakan dua lajur dari jalur arah Cikampek untuk kendaraan menuju Jakarta.
Terbaru, kontra flow diperpanjang hingga KM 36 dengan menggunakan satu lajur dari jalur menuju arah Cikampek.
Dari 30 gardu tol yang ada di GT Cikampek Utama, 26 di antaranya atau mayoritas sudah dibuka untuk kendaraan-kendaraan yang hendak menuju ke arah Jakarta.
Oneway nasional akan diberlakukan mulai hari ini tanggal Minggu 6 April 2025.
Sebagai upaya tambahan untuk mengurai kepadatan, pemerintah juga telah memberlakukan kebijakan diskon tarif tol sejak tanggal 3 hingga 5 April 2025, dan akan kembali diberlakukan pada tanggal 8 sampai 10 April mendatang.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu kelancaran arus balik Lebaran tahun ini di sepanjang jalan tol Jakarta-Cikampek yang menjadi salah satu jalur utama perjalanan mudik dan balik para pemudik.***