AYOJAKARTA.COM – Pengamat telematika sekaligus mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo baru-baru ini membongkar alat misterius yang diduga digunakan pada saat debat cawapres.
Sebelumnya, Roy Suryo sempat membuat cuitan mengenai tiga mikrofon yang digunakan cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka dalam debat cawapres pertama.
Karena memakai tiga mikrofon, Gibran Rakabuming Raka dituding mendapat contekan dari alat tersebut.
Roy Suryo menyatakan bahwa satu mikrofon sudah cukup untuk digunakan dalam debat.
“Karena sebenarnya kalau kita ngomong biasa satu mikrofon pun sebenarnya cukup. Tidak harus dua atau bahkan tiga. Analoginya waktu itu kalau satu mati bisa dipakai back up. Jadi itu enggak masuk akal,” kata Roy Suryo dikutip ayojakarta.com dari YouTube TV OMG News, Sabtu (27/1/2024).
Baca Juga: Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Usai Disebut Berbohong Saat Menjadi Saksi Ahli Jessica Wongso
Roy Suryo menjelaskan saat ini banyak teknologi yang mempermudah seseorang berbagi informasi berupa audio.
Bahkan alat untuk berbagi audio bisa saja tak mudah dilihat orang lain ketika digunakan seperti misalnya Conducted Bone.
“Conducted Bone itu artinya telinga kita tidak mesti kalau ada earphone, ada speaker, dia harus nempel, tidak pasti. Meskipun ada teknologi wireless yang dia benar-benar bisa dimasukkan ke dalam. Tapi bisa jadi dia cukup ditempelkan di dekat-dekatnya dan dia mengalir melalui kulit atau tulang yang ada di dalam. Jadi kalau dia di tempel di sini (leher) dia bisa mendengar,” jelasnya.
Roy yakin bahwa ada alat yang digunakan Gibran pada saat debat cawapres.
Ia pun blak-blakan menyebut alat yang digunakan tersebut hanya dimiliki orang kaya.
“Tapi kalau dikatakan hoax kalau ada alat itu, enggak. Aku yakin ini bukan hoax. Alat ini ada dan bahkan dalam tulisan saya yang terakhir, saya menyebutkan bahwa alat itu dijual di pasaran. Meskipun saya sebut alat itu memang untuk orang kaya, alat canggih untuk wong sugih,” ujarnya.
Roy menerangkan bahwa alat tersebut dipakai seperti hewan peliharaan yang melingkar di leher.
“Ini alat ini jutaan harganya yang kemudian dipakai melingkar. Kaya kita melingkari hewan kesayangan kita dan itu ada juga fungsinya misalnya supaya hewan kita kalau pergi kemana kita bisa lacak. Jadi sebenarnya alat itu berbeda-beda fungsinya hanya bentuknya lain-lain dan kadang fungsinya juga bisa digunakan untuk speaker,” tutupnya.***