AYOJAKARTA.COM – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD baru-baru ini menyinggung sikap cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka dalam debat keempat Pilpres 2024.
Sebelumnya dalam debat Pilpres 2024, Gibran Rakabuming Raka sempat menampilkan gaya dan pertanyaan yang dinilai tidak sopan.
Mahfud MD mengatakan Gibran Rakabuming Raka dilatih untuk mempermalukan dirinya saat debat.
Hal tersebut disampaikan oleh Mahfud MD ketika berdiskusi dengan anak muda dalam acara Tabrak Prof di Semarang.
“Itu asumsi pelatihnya itu menurut saya menganggap Gibran bodoh dan menganggap saya juga bodoh. Dikiranya bisa dikerjain kayak gitu kan. Jadi Mas Gibran itu dilatih agar gini-gini biar mempermalukan saya. Padahal yang dilihatkan Mas Gibran itu enggak ada isinya sehingga saya katakan ini pertanyaan receh,” kata Mahfud dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Rabu, 24 Januari 2024.
Baca Juga: Coach Justin Minta PSSI Perpanjang Kontrak Shin Tae Yong, Netizen: Selesai Tuh Towel!
Mahfud menjelaskan dirinya menganggap pertanyaan yang dilontarkan Gibran tidak layak untuk dijawab.
Sebab, Mahfud menilai seharusnya seorang penanya harus bisa menjelaskan latar belakang pertanyaan terlebih dahulu sebelum bertanya.
Mahfud melihat pertanyaan Gibran tidak memenuhi unsur akademis dan tak layak diajukan dalam forum terhormat seperti debat.
Sehingga, Mahfud menganggap pertanyaan Gibran lebih pantas ditujukan kepada anak kelas 3 SD.
“Kenapa receh? Karena kalau orang bertanya sesuatu itu kalau akademis ada latar belakangnya dulu, ini ada peristiwa ini apa menurut bapak, harusnya gitu. Ini belum ada peristiwanya langsung tanya apa menurut bapak tentang ini. Itu kan secara akademis untuk anak SD kelas 3,” jelasnya.
Baca Juga: Alvin Lim Minta Mahfud MD Selesaikan Kasus Indosurya: Belum Selesai Pak, Baru Ditangkap Dua
Mahfud yang juga menjabat sebagai Menko Polhukam menilai pertanyaan Gibran terlalu mentah.
Bahkan, Mahfud pun menganggap pertanyaan yang diajukan Gibran memang sengaja untuk mempermalukan dirinya.
“Secara akademis itu mentah maka saya katakan enggak layak dijawab untuk sebuah forum terhormat. Maunya mempermalukan kan saya permalukan balik,” tutupnya.