News

10 Prodi Soshum dan Saintek Terketat di SNBT 2023 Universitas Padjadjaran (UNPAD)

Oleh: Salman Muhammad Ilham Minggu 21 Jan 2024, 08:30 WIB
Peresmian Pojok Statistik di Kampus Unpad.

AYOJAKARTA.COMUniversitas Padjadjaran (UNPAD) diinformasikan membuka 7.460 kuota mahasiswa baru pada Seleksi Penerimaan Nasional Mahasiswa Baru (SNPMB) 2024.

Seperti Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada umumnya, UNPAD akan membuka pendaftaran melalui tiga jalur.

Ketiga jalur tersebut adalah Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dan Ujian Mandiri. Setiap jalur pendaftaran memiliki daya tampung yang berbeda-beda.

UNPAD merupakan salah satu kampus favorit bagi calon mahasiswa.

Banyaknya peminat untuk masuk UNPAD, diperlukan strategi yang tepat untuk meningkatkan peluang diterima.

Salah satu cara yang bisa digunakan adalah dengan mengetahui berbagai prodi yang memiliki keketatan tertinggi.

Berikut ini adalah prodi soshum dan saintek terketat pada SNBT 2023, dikutip dari Instagram @universitaspadjadjaran.

Baca Juga: Prediksi Rata-rata Nilai Rapor untuk Lolos SNBP 2024 di Universitas Padjajaran (UNPAD) Prodi SAINTEK dan SOSHUM

SAINTEK

1. TEKNIK INFORMATIKA

Keketatan: 1,75%

2. PSIKOLOGI

Keketatan: 2.73%

3. KEDOKTERAN

Keketatan: 3,01%

4. KEDOKTERAN GIGI

Keketatan: 3.91%

5. FARMASI

Keketatan: 3.94%

6. ILMU AKTUARIA

Keketatan: 4.26%

7. KEDOKTERAN HEWAN

Keketatan: 4,88%

8. KEPERAWATAN

Keketatan: 5.37%

9. TEKNOLOGI PANGAN

Keketatan: 6,08%

10. STATISTIKA

Keketatan: 6,30%

Baca Juga: Calon Maba SNBP 2024 Wajib Tahu, Ini Prodi Soshum UNPAD dengan Perasingan Terketat

SOSHUM

1. ILMU KOMUNIKASI

Keketatan: 1,74%

2. BISNIS DIGITAL

Keketatan: 2,05%

3. MANAJEMEN

Keketatan: 2,37%

4. HUBUNGAN INTERNASIONAL

Keketatan: 3.29%

5. AKUNTANSI

Keketatan: 3.82%

6. MANAJEMEN KOMUNIKASI

Keketatan: 3.83%

7. ADMINISTRASI PUBLIK

Keketatan: 3.97%

8. ADMINISTRASI BISNIS

Keketatan: 4,02%

9. HUBUNGAN MASYARAKAT

Keketatan: 4,24%

10. ILMU PEMERINTAHAN

Keketatan: 4,80%

***

Reporter Salman Muhammad Ilham
Editor Tedi Rukmana