News

Pasangan Prabowo-Gibran Melampaui Batas Integritas Menkeu, Pengamat: Isu Mundurnya Sri Mulyani Sangat Berdasar

Oleh: Karseno AJ Sabtu 20 Jan 2024, 16:11 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadi Mulyono Diisukan Mundur dari Kabinet Jokowi.

AYOJAKARTA.COM – Pencalonan Gibran Rakabuming sebagai cawapres Prabowo Subianto, ditengarai menjadi titik awal tumbuhnya polemik di Kabinet Jokowi.

Adanya kesan pemaksaan memuluskan langkah Gibran Rakabuming, serta Pernyataan Prabowo Subianto dalam acara debat dicurigai menjadi bumbu penguat polemik.

Anggapan adanya intervensi pemerintah yang memihak paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, juga disinyalir ikut menggeser integritas sejumlah menteri ke titik nadir.

Pernyataan tersebut merupakan penilaian Ekonom Senior Faisal Basri terkait dengan alasan wacana mundurnya sejumlah menteri Jokowi.

Faisal berpendapat, dinamika politik yang terjadi menjelang Pilpres membuat nilai dan batasan serta integritas para menteri mengalami gejolak.

“Puncaknya tatkala Pak Jokowi mengusung anaknya jadi cawapres, sementara mereka punya nilai dan integritas, itu batas toleransi mereka,” jelas Faisal.

Baca Juga: Mahfud MD Dinilai Tidak Mampu Menjabat Menko Polhukam, Alvin Lim Ungkap Identitas Aslinya

Karena itu, Faisal menambahkan sejumlah menteri dan Gubernur berusaha mencari momentum untuk mengundurkan diri dari jabatan.

Terkait dengan adanya isu mundurnya sejumlah menteri di kabinet Jokowi, Airlangga Hartarto yang merupakan sahabat Sri Mulyani menyanggah isu tersebut.

Selain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, pernyataan senada juga disampaikan langsung oleh Menperindag Zulkifli Hasan dan Menparekraf Sandiaga Uno.

“Sebagai pembantu presiden, kami tegak lurus dengan komitmen kami, kabinet tetap solid,” jelas Sandiaga Uno di hadapan media.

Baca Juga: Janji Akan Coblos 03 Jika Mahfud MD Bisa Selesaikan Kasus Ini, Alvin Lim: 7 Hari 7 Malam Saya Promosiin Gratis!

Sehubungan dengan adanya wacana ingin mengundurkan diri, Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan tanggapan.

Ditemui di halaman Istana Presiden, Sri Mulyani menjawab pertanyaan awak media dengan tersenyum dan menyatakan masih bekerja di pemerintahan.

“Saya bekerja, saya bekerja,” jawab Sri Mulyani sebelum memasuki kendaraan RI 26.

Menyikapi pernyataan yang disampaikan Faisal Basri, Pakar Politik asal Unair, Airlangga Pribadi memberikan tanggapan.

Menurut Airlangga, pernyataan Faisal Basri bukan saja bisa diterjemahkan sebagai sebuah isu melainkan juga bisa dimaknai sebagai sebuah bocoran.

Airlangga menilai, pernyataan yang disampaikan Faisal Basri tentu saja sudah memiliki landasan atau sumber yang menurutnya kredibel.

Terlebih karena ekspresi dan jawaban singkat dari Menkeu Sri Mulyani menunjukkan kesan yang patut dipertanyakan.

“Respon Bu Sri Mulyani tidak jelas-jelas menolak, beliau hanya menjelaskan tentang masih bekerja, senyum tetapi tidak menegaskan bahwa isu itu tidak benar,” jelasnya.

Airlangga menambahkan, good governance merupakan pokok paling fundamental bagi seorang yang berurusan dengan keuangan.

Baca Juga: Dapat Bocoran dari Napi VIP, Alvin Lim Sebut Ferdy Sambo Akan Dapat Potongan Hukuman Jadi 20 Tahun Penjara, Benarkah?

Karenanya pernyataan Faisal Basri tentang batas nilai dan integritas yang terpaksa dilanggar, menjadikan mundurnya Sri Mulyani sangat mudah diresapi nalar.

“Isu yang disampaikan Faisal Basri itu bukan tanpa dasar dan masuk akal,” jelas Airlangga dikutip Ayojakarta, Sabtu 20 Januari 2024 dari Kompas TV.

Reporter Karseno AJ
Editor Aris Abdulsalam