AYOJAKARTA.COM – Bos jalan tol Jusuf Hamka belakangan ramai dinarasikan tidak bayar pajak selama 35 tahun.
Menanggapi isu miring soal dirinya tersebut, Jusuf Hamka memberikan klarifikasi jika kabar tersebut adalah bohong.
Dengan tegas Jusuf Hamka menampik isu tentang dirinya yang disebut tidak bayar pajak selama 35 tahun tersebut.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2024: 10 Instansi Wajib Lampirkan Sertifikat TOEFL, Kemendagri hingga Kemenkes!
Konglomerat berdarah cina muslim tersebut juga menegaskan bahwa ia adalah sosok warga negara yang tertib pajak.
“Itu salah, bukan saya tidak tertib, saya bukan ngumpetin harta atau ngemplang pajak, tidak” tegas Jusuf Hamka.
“Kalau ada orang bilang saya ngemplang pajak, itu bohong,” lanjutnya lagi.
Jusuf Hamka terung terang mengakui jika harta yang dia miliki memang sangat banyak, sehingga terkadang ada harta-harta kecil yang lupa dimasukkan daftar harus bayar pajak.
“Saya tidak tertib dalam arti kata begini, karena saya tidak ngerti pajak ini,” terang Jusuf Hamka.
“Kadang kala harta saya sudah saya daftarkan semua, tapi namanya orang mungkin kebanyakan harta yang kecil-kecil lupa dimasukin,” imbuhnya.
Ya, Jusuf Hamka memang dikenal sebagai salah satu penguasa dan konglomerat yang sangat terkenal di Indonesia.
Baca Juga: Di Harlah ke-78 Muslimat NU, Yenny Wahid Tegaskan Netralitas NU pada Pilpres 2024
Namun dibalik kekayaannya tersebut, Jusuf Hamka juga dikenal sebagai sosok yang sangat sederhana dan tidak suka flexing.
Lantas, bagaimanakah usaha Jusuf Hamka sampai dirinya bisa mendapatkan kekayaan yang tak terhitung nilainya tersebut?
Dikutip dari akun TikTok @celahkebalikanyt pada Sabtu (20/1/24), Jusuf Hamka membagikan tips jadi orang kaya saat dirinya hadir dalam podcast Denny Sumargo.
Tips menjadi orang kaya ala Jusuf Hamka tersebut yang pertama adalah seseorang tersebut cukup kerja dengan 3 cara ini.
Yaitu kerja dengan keras, kemudian kerja dengan cara cerdas, dan terakhir kerja dengan amanah.
“Jadi gini, kalau orang mau kaya raya, satu dia harus kerja keras, kerja cerdas, kerja amanah,” tutur Jusuf Hamka.
Jusuf Hamka lantas menjelaskan apa yang dimaksud dengan seseorang itu saat bekerja harus menerapkan prinsip amanah.
“Amanah itu jujur, jangan hanya cerdas saja, terus pinter, pinter ngebohongin orang,” terangnya.
Lebih lanjut Jusuf Hamka menjelaskan, “Nah ini kan pinter, pinter cuma flexing ngapusin orang jadi seolah-olah wah dia hebat ya kan.”
Tak hanya itu, Jusuf Hamka juga menegaskan biasanya orang yang memang kaya raya sesungguhnya tidak perlu pamer barang-barang mewah.
“Terus pakai jam tangan berpuluh puluh, pakai cincin berpuluh puluh gitu, mau ngapain?” ujar Jusuf Hamka.
“Bos, kalau orang kaya mah nggak perlu ditunjukin yang gitu-gituan,” lanjutnya.***