News

Alvin Lim Sebut Penjara Lebih Mahal dari Hotel hingga Capai Miliaran Rupiah, Biasanya Disewa oleh Tahanan Koruptor!

Oleh: Dhiajeng Ayu Utri Agustin Sabtu 20 Jan 2024, 10:10 WIB
Alvin Lim

AYOJAKARTA.COM - Pengacara Alvin Lim kembali buka suara terkait bobroknya Lembaga Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas.

Dalam channel YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat, Alvin Lin membagikan pengalamannya ketika masih menjadi tahanan di lapas.

Alvin Lim mengungkap fakta mengejutkan terkait 'kehidupan' di lapas. 

Baca Juga: Alvin Lim Bongkar Harga Fasilitas Tahanan Para Koruptor di Lapas, Bisa Capai 1,5 Miliar?

Dalam video tersebut Alvin Lim mengatakan jika kamar penjara lebih mahal dibandingkan dengan kamar hotel.

"Kamar penjara itu lebih mahal loh daripada condominium di Indonesia", ungkapnya dikutip dari channel YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat.

Tidak hanya itu Alvin Lim juga menjelaskan jika harga sewa 3 kamar penjara bisa mencapai Rp 1,5 M. Kamar tersebut biasanya dipesan oleh tahanan koruptor.

Baca Juga: Kembali Bongkar Kehidupan di Lapas, Alvin Lim Sebut Bisa Pesan Makanan dari Luar: Kita Telepon Delivery

Dalam kamar tersebut dijelaskan bahwa para tahanan ini bisa memasukkan segala macam fasilitas, mulai dari mempekerjakan tahanan lain, AC, kulkas hingga meminta fasilitas barbeque.

Tidak hanya harga sewa yang fantastis saja, tapi para tahanan juga bisa saling berkabar dengan orang-orang yang berada di luar tahanan.

" Tahanan koruptor ini punya saluran 911. Jadi kalau ada problem di dalam selnya dia bisa telpon ke lapas dan Kalapas datang," tambah Alvin.

Baca Juga: Sebut Mahfud MD Professor Linglung, Alvin Lim Geram Pemerintah Justru Jadikan Penjahat Kasus Wanaartha Sebagai Ketua AAJI, Siapa?

Alvin juga menambahkan jika banyak artis ibu kota yang sering datang ke lapas untuk menghibur para tahanan ini.

Para tahanan di lapas ini juga bisa dengan bebas memesan makan dari luar melalui telepon delivery.

Namun sayangnya, segala fasilitas dan kemudahan di dalam lapas ini hanya bisa didapatkan oleh tahanan yang memiliki uang. ***

Reporter Dhiajeng Ayu Utri Agustin
Editor Desi Kris