AYOJAKARTA.COM – Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, memberikan respons terkait mundurnya 150 kader PDIP yang mengikuti langkah Maruarar Sirait.
Ganjar menilai mundurnya 150 kader PDIP adalah hal biasa, dimana nantinya akan digantikan dengan lebih banyak kader.
"Mungkin itu para loyalis, sudah biasa. Kalau PDI Perjuangan itu hilang satu tumbuh seribu, karena kaderisasi berjalan dengan baik," ucap Ganjar, dikutip dari Kompas TV, Jumat (19/1/2024).
Menurut Ganjar perbedaan pandangan politik hal yang wajar, dirinya optimis PDIP akan ada banyak pengganti yang akan bergabung dengan PDIP.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Asah Kemampuan Observasi Kamu, Coba Temukan Satu Cupcake yang Berbeda
Kemudian, Ganjar juga mengatakan bahwa dirinya menghormati pilihan Maruarar Sirait, dan mengaku telah bersahabat lama dengannya.
"Pasti ada sesuatu, yang tahu hanya Mas Ara (sapaan akrab Maruarar Sirait) sendiri. Pernah saya dapat video, Mas Ara bilang soal orang-orang yang punya sikap dan ideologi," ucap Ganjar.
Kejadian ini menurut Ganjar perlu dijadikan refleksi bagi partai, dan lebih memperhatikan kader yang setia.
"Hari ini Mas Ara sedang menunjukkan sikapnya. Saya selalu hormat tapi kita juga melakukan refleksi diri di internal partai. Mudah mudahan kader-kader yang militan dan baik juga mendapatkan perhatian," ucapnya.
Sebelumnya, 150 kader sayap partai dan simpatisan PDIP di Kabupaten Majalengka secara serempak mengundurkan diri, pada Selasa (16/1/2024).
Baca Juga: Anies Baswedan Sebut Cegah Stunting Nggak Cukup dengan Makan Siang, Sindir Prabowo?
Koordinator aksi, Dena Muhamad Ramdhan, mengatakan bahwa pengunduran diri tersebut dilakukan oleh simpatisan PDIP yang sejauh ini dibina oleh Maruarar Sirait.
Dena menyebutkan terdapat sebanyak 150-an kader yang memutuskan untuk mundur dari PDI Perjuangan.
"Tujuan kami ke sini mengucapkan terima kasih kepada sesepuh senior kader partai PDIP terutama Pak Haji Sutrisno (anggota DPR RI) saya mengucapkan terimakasih beliau orang tua saya banyak memberikan ilmu dan masukan," ucap Dena.***