News

Seruan agar Menteri Mundur dari Kabinet Jokowi, Staf Khusus Presiden: Kabinet Indonesia Maju Tetap Kompak dan Solid

Oleh: Salman Muhammad Ilham Jumat 19 Jan 2024, 11:06 WIB
Presiden Jokowi | Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, memberikan tanggapan terkait seruan menteri di Kabinet Indonesia Maju untuk mundur.

AYOJAKARTA.COM – Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, memberikan tanggapan terkait seruan menteri di Kabinet Indonesia Maju untuk mundur.

Terdapat dua menteri yang diminta untuk mundur, yaitu Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

Ari mengatakan bahwa seluruh kementrian saat ini masih kompak dan solid membantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju tetap kompak dan solid membantu Presiden untuk memimpin penyelenggaraan pemerintahan sampai akhir masa jabatannya," ucap Ari, dikutip dari Kompas TV, Jumat, 19 Januari 2024.

Kemudian Ari juga menyarakan untuk menanyakan keaslian isu tersebut kepada pihak yang mengucapkannya.

"Terkait isu yg sengaja dilemparkan oleh beberapa pihak bahwa ada menteri yang siap mundur atau tidak nyaman dalam pemerintahan, tanyakan saja ke pihak-pihak melontarkan isu tersebut," ucapnya.

Baca Juga: Jokowi Diadukan ke Ombudsman, Didesak Selesaikan Kasus Penghilangan Paksa Aktivis 1997-1998

Sebelumnya, ekonom senior, Faisal Basri, memberikan ajakan untuk membujuk agar sejumlah menteri untuk mundur.

Seruan ini disampaikan Faisal, lantaran dirinya kecewa dengan kebijakan Presiden Jokowi yang dinilai tidak netral pada Pilpres 2024.

"Ayo sama-sama kita bujuk Bu Sri Mulyani (Menteri Keuangan), Pak Basuki (Menteri PUPR), dan beberapa menteri lagi untuk mundur. Itu efeknya dahsyat. Secara moral, saya dengar Bu Sri Mulyani paling siap untuk mundur. Pramono Anung (Sekretaris Kabinet) sudah gagap. Kan PDI (PDI Perjuangan) belain Jokowi terus, pusing," ucap Faisal dalam Political Economic Outlook 2024 di Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu, 13 Januari 2024.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR, Zainal Fatah, merespon terkait Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang mendapat seruan untuk mundur dari kabinet Jokowi.

Baca Juga: Didesak Mundur Jadi Wali Kota oleh Fraksi PDIP, Begini Respons Singkat Gibran Rakabuming Raka

Zainal Fatah mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya hal tersebut. Dirinya mengatakan belum bertemu dengan Basuki sejak acara groundbreaking IKN tahap empat, Rabu, 17 Januari 2024.

"Belum tahu, saya juga belum ketemu Pak Menteri sejak hari lalu," ucap Zainal Fatah saat ditemui usai Rapat Kerja (Raker) Komisi V DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 18 Januari 2024.

Lebih lanjut Zainal Fatah kembali menegaskan bahwa dirinya belum mendapatkan informasi Basuki.

"Saya belum pernah dengar dari Pak Menteri," tutur Zainal.

Reporter Salman Muhammad Ilham
Editor Aris Abdulsalam