News

Banyak Belum Tau, Ini Kesalahan yang Sering Dilakukan Pendaftar Beasiswa LPDP, Jangan sampai Gak Lulus

Oleh: Sidiqqi Al Isyan Kamis 18 Jan 2024, 06:00 WIB
Beasiswa LPDP.

AYOJAKARTA.COM – Pendafataran Beasiswa LPDP masih berlanjut dan berlangsung dalam dua tahap, tahap 1 di bulan Januari dan tahap 2 di bulan Juni nantinya.

Dalam pendaftaran Beasiswa LPDP tentunya banyak sekali saingan atau pendaftar, sehingga untuk dapat lolos LPDP sangat susah.

Namun, sebenarnya untuk dapat lolos Beasiswa LPDP ini sangatlah mudah, asalkan kamu mengetahui hal apa saja kesalahan yang sering dilakukan oleh banyak pendaftar.

Oleh karena itu, berikut ini adalah 7 kesalahan yang sering dilakukan oleh pendaftar Beasiswa LPDP dikutip dari kanal YouTube Celline Wijaya, Kamis, 18 Januari 2024.

Baca Juga: Beasiswa LPDP: Tak Perlu Pakai LoA, Ini 4 Dokumen yang Harus Disiapkan saat Pendaftaran, Apa Saja?

Memilih universitas yang tidak ada di daftar LPDP

Perlu diketahui bahwa Beasiswa LPDP memiliki daftar universitas nya tersendiri, jadi tidak asal memilih kampus mana yang ingin didaftar.

Di samping itu, kampus yang terdaftar pada Beasiswa LPDP pun juga berbeda-beda, tergantung jalur Beasiswa LPDP yang mana yang kamu pilih.

Dan bagi kamu yang ingin mencari daftar kampus yang dapat mendaftar Beasiswa LPDP maka dapat dilihat secara jelas di website resmi LPDP.

Baca Juga: Program Beasiswa LPDP Tahap I 2024 Dibuka, Ini Skema Pendaftaran dan Persyaratan yang Harus Disiapkan

Tidak mengetahui prioritas negara

Kesalahan selanjutnya yakni banyak para pendaftar yang tidak mengetahui prioritas negara Indonesia. Diketahui bahwa Beasiswa LPDP merupakan salah satu program pemerintah, dan tentu ini tidak jauh dari kepentingan pemerintah.

Sebagai contoh setelah COVID beberapa waktu lalu, di bidang pemerintah banyak menginginkan tenaga kesehatan, maka bagi yang ingin mengambil jurusan kesehatan maka akan diprioritaskan.

Baca Juga: Daftar 53 Perguruan Tinggi di Indonesia Jenjang S2 dan S3 Tujuan Beasiswa LPDP 2024, Ada UGM, UI, hingga Swasta

Tidak membaca peraturan terbaru

Kemudian yakni tidak membaca peraturan terbaru, dan ini sering sekali pendaftar LPDP yang gugur karena biasanya pihak LPDP sering mengubah-ubah peraturan setiap tahunnya.

Maka bagi para pendaftar LPDP yang ingin mendaftar tahun ini, maka disarankan untuk dapat membaca seluruh aturan terbaru yang telah diterbitkan oleh pihak LPDP.

Baca Juga: Program Beasiswa LPDP Tahap I Tahun 2024 Sudah Dibuka, Simak Cara Daftarnya di Sini!

Menulis esai pakai bahasa yang tidak dikuasai

Kesalahan ini sering juga dialami oleh pendaftar LPDP, sehingga bisa akibatkan tidak lulus Beasiswa LPDP. Jika kamu ingin mendaftarkan Beasiswa LPDP ke luar negeri, namun menulis esai dengan menggunakan bahasa Indonesia, itu adalah hal yang diperbolehkan.

Namun, jika kamu memaksa dengan menggunakan bahasa Inggris, bisa saja hal ini tidak dapat lulus, karena bahasa yang digunakan tidak dapat dikuasai semua orang maupun bahasanya hancur.

Baca Juga: 4 Langkah Persiapan Awal Beasiswa LPDP yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Mendaftar

Memilih topik atau isu yang tidak relevan saat ini

Selanjutnya adalah memilih topik atau isu yang tidak relevan dengan yang saat ini Indonesia inginkan. Seperti contoh Indonesia baru saja mengadakan G20 yang diadakan di Bali.

Nah, ini tentu bisa menjadi satu hal yang baik dalam menulis topik, apa saja hal yang dibahas di G20 yang mana ini merupakan rencana Indonesia ke depannya.

Baca Juga: Beasiswa LPDP 2024 Dibuka! Ini Kebijakan yang Harus Kamu Ketahui, Apa Saja?

Terlalu bragging atau overconfident

Selanjutnya yaitu terlalu overconfident atau bahasa lainnya memiliki pengetahuan atau kemampuan terlalu tinggi, atau bahasa lainnya banyak 'sok tau'.

Ini biasanya sering terjadi di saat wawancara, yang mana orang yang mewawancarai tersebut adalah orang yang akademisi, sehingga confident memang disarankan, tapi tidak terlalu over atau tidak terlalu bragging.

Baca Juga: Beasiswa LPDP 2024 Tahap 1 Resmi Dibuka, Simak LINK, Jadwal dan Tata Cara Pendaftaran Lengkap hingga Submit Data

Terlalu minder

Terakhir adalah terlalu minder, nah terlalu minder juga merupakan suatu kesalahan, jadi kamu harus imbang, antara minder dan convident, jadi lebih ke humble saja dalam melakukan wawancara.

Perlu diketahui bahwa memiliki sikap minder merupakan suatu permasalahan yang terbesar didalam hidup, sehingga banyak hal tidak dapat dilakukan karena memiliki sikap minder.***

Reporter Sidiqqi Al Isyan
Editor Tedi Rukmana