AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini beredar poster dan perbincangan yang diduga Forkopimda mendukung salah satu paslon pemilu 2024.
Hal ini pun segera viral hingga Mahfud MD, cawapres, nomor urut 3 sekaligus Menteri Polhukam memberi tanggapannya.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KOMPAS TV, Mahfud MD baru-baru ini ditemui oleh wartawan saat berada di Tapanuli Utara bersama partai Perindo.
Mahfud MD ditanya oleh para wartawan mengenai tanggapannya terkait beredarnya perbincangan yang diduga Forkopimda mendukung salah satu paslon.
Perbincangan tersebut diduga adalah Forkopimda dari daerah Batubara, Sumatera Utara. Perbincangan tersebut diduga mendukung salah satu paslon.
Mahfud MD mengatakan kalau Forkopimda adalah para ASN yang seharusnya bersifat netral dalam pemilu 2024.
Baca Juga: Tanggapan Mahfud MD Jika Ditanya Soal Isu Wadas di Debat Cawapres Kedua Nanti
Apabila memang hal tersebut adalah benar, maka Forkopimda tersebut telah melanggar hukum perundang-undangan pemilu dan UU ASN.
Karena telah disebutkan dalam UU ASN bahwa seharusnya ASN bersikap netral dalam pemilu 2024.
Dalam perbincangan yang beredar tersebut melibatkan DANDIM, bupati, Kapolres, Kajari, serta kepala desa.
Tim hukum dari TPN Ganjar Pranowo dan Mahfud MD juga akan turun tangan dalam menginvestigasi tentang ini.
Mahfud MD mengatakan kalau hal ini telah melanggar berbagai peraturan perundang-undangan.
“Melanggar berbagai peraturan perundang-undangan. Apalagi mengarahkan memilih orang tertentu,” ujarnya.
Mahfud MD juga mempersilakan untuk menganalisa tentang ini apabila memang berhubungan dengan memenangkan pasangan calon tertentu.
Itulah berita tentang Mahfud MD menanggapi soal perbincangan yang tersebar diduga forkopimda mendukung salah satu paslon.