News

Alvin Lim Ajak Mahfud MD Taruhan Soal Tahanan Boleh Pindah Lapas: Saya Aja Gak Bisa Milih!

Oleh: Nisrina Harum Lestari Senin 15 Jan 2024, 14:14 WIB
Alvin Lim Ajak Mahfud MD Taruhan Soal Tahanan Boleh Pindah Lapas: Saya Aja Gak Bisa Milih!

AYOJAKARTA.COM -- Advokat Alvin Lim kembali menantang Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengenai tahanan boleh pindah lapas.

Dalam video yang dibagikan di kanal YouTube Quotient TV, Alvin Lim mengajak Mahfud MD untuk taruhan.

Alvin Lim ingin Mahfud MD membuktikan apakah tahanan diperbolehkan untuk pindah lapas atau tidak.

Baca Juga: Wacana Pemakzulan Presiden kian Bergema usai Pertemuan Petisi 100 dengan Mahfud MD, Alvin Lim: Jangan Lemes!

Menurutnya, jika banyak tahanan yang ingin pindah kemungkinan mendapatkan izin dari lapas sangat sulit.

“Pak Mahfud kemarin ngomong ‘siapa aja mau pindah bisa di lapas’. Pak Mahfud, kita taruhan yuk,” kata Alvin dikutip dari YouTube Quotient TV pada Senin (15/1/2024).

“Kita ke salah satu lapas, kita anggap misalnya Lapas Cipinang. Nanti di lapas Cipinang ada 3000 tahanan saya tanya satu persatu mau pindah enggak, kalau setengahnya mau pindah dikasih enggak sama lapas?” sambungnya.

Alvin pun kembali menyinggung pernyataan Mahfud tentang Ferdy Sambo pada saat wawancara bersama Denny Sumargo.

Baca Juga: Kembali Serang Menkopolhukam, Alvin Lim Sebut Mahfud MD Memfasilitasi Upaya Pelengseran Presiden Jokowi

Menurut Mahfud, seorang tahanan diperbolehkan meminta agar tempat hukumannya dipindahkan.

Alvin menilai sebaiknya Mahfud tidak asal bicara mengenai permintaan tahanan untuk pindah lapas.

Ia mengungkapkan dirinya pernah mendekam di balik jeruji besi dan tidak bisa memilih lapas mana sebagai tempat hukuman.

Alvin mengungkapkan satu-satunya cara jika tahanan ingin tempat hukumannya dipindahkan adalah dengan cara membayar.

Baca Juga: Alvin Lim Blak-blakan Sebut Mahfud MD Kerja Setengah Jalan hingga Tak Cocok Jadi Pemimpin Gegara Hal Ini

Jika tidak, tahanan tak mungkin diperbolehkan untuk pindah ke lapas lain.

“Jadi jangan bilang ‘kalau dia mau pindah kan boleh saja atas permintaan si Sambo, atas permintaan Sambo boleh pindah’. Saya aja minta di mana saya enggak bisa milih kok, kecuali saya bayar,” ungkapnya.

“Saya bayar, saya nyuap, saya nyogok, nah boleh baru mau pindah kemana juga bisa. Kalau enggak mana bisa Pak,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil