AYOJAKARTA.COM – Kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin, dan menyeret nama Jessica Wongso sebagai tersangka sampai saat ini masih mengungkapkan fakta baru.
Baru-baru ini ahli patologi dalam persidangan Jessica Wongso, dr. Gatot Susilo Lawrence, mengungkapkan sebuah fakta baru.
dr. Gatot mengaku, selama dirinya melihat hasil pemeriksaan Mirna setelah kejadian minum kopi di kafe Olivier. Tidak pernah ditemukan adanya racun sianida.
“Kalau benar ada sianida pasti ada dong, tapi ini tidak ada. Jadi, fakta mengatakan tidak ada sianida yang saya heran dalam persidangan itu selalu dikatakan bolak balik ada sianida,” ucap dr. Gatot, dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Sarang Informasi.
dr. Gatot yakin tidak ada sianida di tubuh Mirna, hal tersebut sesuai berdasarkan hasil pemeriksaan dari cairan lambung yang ada pada tubuh Mirna.
Menurut dr. Gatot itulah yang membuat kuasa hukum Jessica Wongso, Otto Hasibuan, tetap ngotot untuk memperjuangkan kasus ini.
“Nah itulah mengapa Otto Hasibuan begitu gencar ingin melawan. Tapi kita dikalahkan mereka mengatakan hakim adalah keputusan tuhan,” katanya.
Lebih lanjut, dr. Gatot pun menjelaskan kronologi pemeriksaan yang dilakukan terhadap Mirna Salihin setelah kejadian, hingga akhirnya dinyatakan meninggal.
Dijelaskan oleh dr. Gatot Mirna minum kopi di kafe Olivier sekitar pukul 17.00 WIB, setelah dari kafe Olivier Mirna di bawa ke Klinik Damayanti pada pukul 17.25 WIB.
Kemudian Mirna di bawa ke Rumah Sakit Abdi Waluyo pada pukul 18.00 WIB, hingga akhirnya pada pukul 18.30 Mirna dinyatakan meninggal dunia.
Setelah Mirna dinyatakan meninggal dunia, pihak keluarga meminta untuk dilakukan beberapa pemeriksaan sebelum Mirna disemayamkan. Mulai dari ct scan kepala hingga pengambilan cairan lambung.
Sebelumnya, kasus kopi sianida ini terjadi pada tahun 2016 yang lalu. Dalam kasus ini Jessica Wongso telah ditetapkan sebagai tersangka dengan menerima hukuman penjara 20 tahun.
Namun, setelah adanya penayangan film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffe, Jessica Wongso yang tayang di Netflix pada akhir September 2023.
Kasus ini kembali mencuat dan menghadirkan banyak fakta-fakta baru yang belum terungkap.***