News

Ahli Digital Yakin 1 Milyar Persen Jessica Wongso Tak Bersalah, Sebut Ada 2 Oknum Edit Bukti CCTV, Siapa?

Oleh: Dyah Arum Ratri Minggu 14 Jan 2024, 16:54 WIB
Rismon Sianipar Yakin Bukti CCTV Direkayasa

AYOJAKARTA.COM – Kejanggalan dalam kasus kopi sianida Jessica Wongso terus menjadi sorotan dan juga menimbulkan perdebatan di kalangan publik.

Kasus kopi sianida sendiri mencuat usai dirilisnya film dokumenter oleh Netflix berjudul Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso.

Sejak kemunculan film dokumenter ini, kasus kopi sianida yang heboh 2016 silam ini kembali mencuat dan ramai diperbincangkan.

Baca Juga: dr. Gatot Susilo Lawrence Ungkap Fakta Baru Kematian Mirna: Bukti Menunjukkan Tidak Ada Sianida

Salah satunya terkait adanya dugaan bahwa banyak rekayasa dalam kasus yang kemudian memberatkan Jessica Wongso sebagai terpidana ini.

Rekayasa tersebut terutama pada barang bukti yakni bukti rekaman CCTV saat di tempat kejadian perkara (TKP) kafe Olivier.

Pihak yang terus menyuarakan soal kejanggalan jika rekaman CCTV kasus Jessica Wongso tersebut sudah direkayasa adalah Rismon Sianipar.

Sebagai informasi, Rismon Sianipar adalah saksi Ahli Digital yang dihadirkan pihak Jessica Wongso pada saat persidangan dulu.

Hingga kini, Rismon Sianipar terus menyuarakan keyakinannya bahwa Jessica Wongso tidak bersalah dalam kasus kopi sianida tersebut.

Pernyataan terbaru Rismon Sianipar tersebut salah satunya diunggah oleh akun TikTok @iceblackcaramell pada (10/1/24).

Baca Juga: 10 Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia, Ada yang Hampir Rp15 Juta Per Bulan, Tertarik Tinggal?

Dalam pernyataannya, Rismon Sianipar bahkan menuturkan jika tingkat keyakinannya jika Jessica Wongso tak bersalah hingga satu miliar persen.

“Apa saya bilang tidak bersalah , saya yakin 1 milyar persen si Jessica tidak bersalah,” kata Rismon Sianipar dengan penuh keyakinan.

Tak hanya itu, Rismon juga menyebut alasan dibalik keyakinannya tersebut, yaitu adanya sosok yang menurutnya telah merekayasa barang bukti kasus Jessica Wongso.

“Kalau dia bersalah untuk apa Muhammad Nuh Al Azhar dan Christopher Hariman Riyanto itu mendowngrade , me-down scaling ya videonya yang hasilnya 1920 1080 menjadi 960-5756,” jelas Rismon Sianipar.

Menurut Rismon Sianipar, dampak dari rekayasa yang dilakukan oleh kedua oknum tersebut membuat gambar video menjadi kabur.

“Secara spasial itu Pak Jaksa seperempat, ketika di zoom maka akan kabur,” terang Rismon.

Bahkan Rismon Sianipar dengan tegas meminta agar Muhammad Nuh dan juga Christopher meminta maaf kepada Jessica dan juga masyarakat Indonesia lantaran sudah merusak barang bukti.

“Artinya apa, barang bukti sudah dirusak oleh Muhammad Nuh Al Azhar dan Christopher Hariman Riyanto,” tegas Rismon Sianipar.

Baca Juga: Jessica Wongso Tidak Bersalah? Ahli Patologi dr Gatot Lawrence Pastikan Tak ada Sianida di Tubuh Mirna, tapi...

Lebih lanjut Rismon mengatakan, “Harusnya kalian minta maaf kepada keluarganya dan kepada seluruh Indonesia.”***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Jinan Vania Barizky