News

Anies Baswedan Diancam, Psikolog Forensik Reza Indragiri Ingatkan Publik untuk Waspadai Niat yang Bereskalasi

Oleh: Karseno AJ Minggu 14 Jan 2024, 10:29 WIB
Pelaku yang Ancam Akan Tembak Anies Baswedan.

AYOJAKARTA.COM – Pemilik akun Tik Tok @calonistri71600 membuat jagat maya kisruh setelah menjadikan Anies Baswedan sebagai sasaran untuk dibunuh.

Akun dengan foto bergambar dan mengaku sebagai pendukung Prabowo Subianto tersebut, bertanya soal jumlah hukuman jika membunuh Anies Baswedan.

Buntut dari aksi ancaman pembunuhan terhadap Anies Baswedan tersebut, polisi segera melakukan pencairan dan pendalaman.

Terkait dengan ancaman yang ditujukan, di hadapan awak media capres nomor urut satu tersebut memberikan tanggapan.

“Mudah-mudahan tidak kejadian, kalau itu dianggap ancaman, pihak penegak hukum bisa menindak-lanjuti.”

Lebih lanjut, Anies menambahkan bahwa Timnas Amin masih belum memiliki rencana untuk menempuh jalur hukum.

Namun hal berbeda justru ditanggapi oleh capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo yang menyarankan agar Anies melaporkan ke polisi.

Baca Juga: Siapkan dari Sekarang! Segini Prediksi Rata-rata Nilai Rapor di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Jalur SNBP

Akibat adanya ancaman tersebut, Timnas Amin terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk memperkuat pengamanan bagi pasangan capres.

Dari hasil penelusuran dan dan pendalaman kasus, kepolisian berhasil menangkap seorang warga Kutai dan terus mendalami motif pelaku.

Keterangan tersebut diungkapkan langsung oleh Irjen Pol Sandi Nugroho selaku Kadiv Humas Polri saat menggelar jumpa pers.

Sehubungan keberhasilan polisi dalam meringkus pelaku pengancam berinisial AWK, TKN Prabowo-Gibran memberikan apresiasi.

Baca Juga: Terinspirasi K.H. Bisri, Anies Baswedan dan Cak Imin Datang ke Jombang,

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua TKN Habiburokhman saat memberi keterangan kepada awak media.

Lebih lanjut, dalam pertemuan tersebut Habiburokhman menegaskan bahwa pelaku pengancaman dipastikan bukan merupakan pendukung capres Prabowo.

TKN Prabowo-Gibran juga mengajak kepada seluruh pendukungnya untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

“Kami sudah check akun ini, bukan termasuk bagian dari kami, kami serukan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam bermedsos,” jelas Haiburokhman.

Terkait dengan adanya ancaman terhadap capres nomor urut satu, Psikolog Forensik Reza Indragiri memberi tanggapan.

Menurut Reza, penanganan ancaman baik berupa tekstual dan verbal harus disikapi dengan lebih serius karena bisa berkembang menjadi perilaku.

Efek bola salju, atau akumulasi ancaman yang dimulai dari ancaman teks atau tulisan, dan kemudian menjadi kalimat pernyataan berpotensi untuk menjadi suatu tindakan.

“Kita tidak bisa memandang jenis kekerasan itu terpisah satu sama lain, melainkan harus kita pandang sebagai sebuah keberlanjutan,” jelas Reza.

Baca Juga: Masih Baper, Prabowo Subianto Ungkit Anies Baswedan Singgung Persoalan Tanah

Sebab, menurut Reza setiap pihak yang dengan mudah melontarkan ancaman verbal bisa memantik lahirnya ancaman secara fisik.

“Kita harus punya keinsafan, bahwa perilaku kekerasan cenderung bereskalasi atau meningkat,” tegasnya dikutip Ayojakarta, Minggu 14 Januari 2024 dari Metro TV.

Reporter Karseno AJ
Editor Aris Abdulsalam