News

Imbas Pipa Milik Pertamina Pecah, Sumur Warga di Benuang PALI Masih Tergenang Minyak dan Bau: Dari Kemarin Kita Menuju Sungai!

Oleh: Admin Minggu 14 Jan 2024, 10:57 WIB
Sumur Warga di Benuang PALI Masih Tergenang Minyak dan Bau Imbas Pipa Milik Pertamina Pecah

AYOJAKARTA.COM - Warga Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Provinsi Sumatera Selatan hingga kini masih kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

Hal itu disebabkan pipa milik Pertamina yang pecah pada Sabtu (13/1/2024) pagi.

Akibat dari pipa Pertamina yang pecah itu, membuat sumur warga tergenang minyak hingga berbau.

Baca Juga: Kata Wakil Bupati PALI Soal Pipa Pertamina Adera yang Pecah: Secepatnya Selesaikan Masalah Ini

Hingga akhirnya warga terpaksa untuk mencari sungai untuk keperluan mandi dan mencuci.

Dikutip dari Publika.id, bau dari sumur yang terdampak pipa pecah milik Pertamina itu sangatlah menyengat.

Bau tersebut berasal dari aliran limbah yang keluar dari pipa milik Pertamina.

Baca Juga: Terkait Ledakan Pipa Minyak Campur Gas di Benuang, DPRD PALI Bakal Panggil Pihak Pertamina

"Dari kemarin kami menuju sungai untuk mandi dan cuci karena air sumur tidak bisa digunakan," ucap Susiawati, salah satu warga Desa Benuang, PALI.

Lebih lanjut, Susiawati berharap agar pihak Pertamina segera membersihkan sumur milik warga yang terdampak dari pipa pecah tersebut.

Ia mengatakan bahwa banyak kegiatan yang memang harus dilakukan dan membutuhkan air bersih.

Baca Juga: Puluhan Warga di PALI Mengungsi, Imbas Ledakan Pipa Minyak Campur Gas Milik Pertamina Adera

Terutama bagi anak-anak sekolah yang harus pergi pagi.

"Kalau sumur masih berminyak dan bau kemudian harus menuju sungai atau sumur bor yang cukup jauh untuk mandi, kan kasihan. Untuk itu, kami minta Pertamina membersihkan sumur kami sampai bersih," ungkapnya.

Terkait peristiwa ini anggota DPRD Kabupaten PALI, Sarifin memberikan tanggapan.

Sarifin meminta agar pihak Pertamina bisa menjamin kebutuhan warga yang sumurnya sudah tercemar akibat pipa pecah.

"Agar kiranya tidak ada dampak yang merugikan masyarakat. Pihak Pertamina untuk bisa menjaga keselamatan dan kesehatan warga ataupun bisa memberikan bantuan jika ada warga yang kena dampaknya," kata Safirin.

Baca Juga: Pipa PDAM Bocor di Jalur Pembangunan Double Track, Pemkot Bogor Panggil PT Adhi Karya

Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI, Bakrin mengatakan pihaknya segera mengecek lokasi yang terdampak pipa pecah.

Bakrin mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina agar segera memulihkan kondisi sumur yang terdampak.

"Kami telah sarankan Pertamina gerak cepat. Mengingat saat ini setiap hari turun hujan, jangan sampai limbah minyak mentah terbawa air hujan," ucap Bakrin. ***

Reporter Admin
Editor Desi Kris