News

Rencana Anies Baswedan Kembangkan Farmasi, Apa Saja?

Oleh: Sahdan Maulana Sabtu 13 Jan 2024, 11:27 WIB
Rencana Anies Baswedan Kembangkan Farmasi, Apa Saja?

AYOJAKARTA.COM -- Capres nomer urut 1, Anies Baswedan akan melakukan beberapa rencana untuk mengembangkan dunia farmasi di Indonesia.

Anies Baswedan menyebut bahwa harus dilakukan studi banding untuk memajukan dunia farmasi di Indonesia.

Menurut Anies, para pelaku usaha adalah pihak yang paling paham mengenai regulasi industri.

Baca Juga: Kontroversi Pidato Kapolri Soal Pilih Pemimpin yang Bisa Melanjutkan, Anies Baswedan: Rakyat Bisa Menilai

“Pertama bicara dengan pelaku usaha. Jangan merasa paling tahu," ucap Anies.

Oleh karena itu, perlu juga melihat kebijakan di negara lain untuk diterapkan di Indonesia.

“Kita perlu bypassing dan kita sudah kalah di India yang harga obat murah alkes lebih terjangkau, sedangkan harga kita jauh di atas,” kata Anies dikutip dari kanal YouTube Metro TV, Sabtu (13/1/2023).

Kemudian, Anies Baswedan mengatakan perlu kuga untuk mengalihkan bahan baku obat (BBO) dari luar negeri dengan produksi dalam negeri.

Baca Juga: Soal Temuan PPATK Ada Aliran Dana ke 21 Parpol, Begini Tanggapan Anies Baswedan

Hal ini dilakukan dengan menambah produsen BBO melalui proses chain source. Menurutnya, sekitar 20% penurunan impor BBO dapat terjadi per tahunnya.

“Kami lihat target yang bisa dilakukan penurunannya BBO ini 20% per tahun secara bertahap dan tidak mungkin langsung," ucap Anies.

Menurut Anies, saat ini industri bahan baku obat di Indonesia sudah mumupuni. Namun, pemenuhan alat bantu kesehatan 90% masih impor.

Baca Juga: Terungkap! Ternyata Ada Tujuan Mulia di Balik Penolakan Mahfud MD Jadi Cawapres Anies Baswedan

"Di sisi lain sesungguhnya industri bahan baku obat nasional sudah bisa memproduksi 8 dari 10, jadi dari 10 paling banyak digunakan," kata Anies.

Anies berharap, apabila pengelolaan BBO dan alat kesehatan dikelola dengan baik, maka penurun impor dapat ditekan hingga dua kali lipart.

"Harapannya ini bisa sampai dua kali lipat bila tata kelola diperbaiki,” ujar Anies.***

Reporter Sahdan Maulana
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil