News

Wajib Tahu, Unpad Ubah Aturan Penerimaan Mahasiswa Baru 2024

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Jumat 12 Jan 2024, 15:14 WIB
Wajib Tahu, Unpad Ubah Aturan Penerimaan Mahasiswa Baru 2024

AYOJAKARTA.COM -- Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka tiga jalur penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun akademik 2024/2025.

Tiga jalur tersebut adalah Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) berbasis komputer yang disebut UTBK, dan jalur mandiri.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita mengatakan, ada sejumlah perbedaan kebijakan pada seleksi masuk Unpad dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di UNPAD, Ternyata ada Sastra Rusia, Lho! Tertarik Masuk?

Pada jalur mandiri, Unpad tidak lagi menggunakan sistem ujian, melainkan hanya menggunakan nilai Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).

Hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana calon mahasiswa yang ingin mengikuti jalur mandiri Unpad harus mengikuti ujian terlebih dahulu.

“Jadi kalau dulu mau daftar seleksi masuk Unpad harus ujian lagi, sekarang murni menggunakan nilai SNBT, sehingga tidak perlu ujian dua kali,” kata Prof. Arief, dikutip dari situs resmi Unpad, Jumat 12 Desember 2024.

Prof. Arief mengimbau kepada calon mahasiswa baru yang ingin mengikuti seleksi mandiri Unpad agar mengikuti proses seleksi SNBT terlebih dahulu.

Baca Juga: Ingin Masuk UNPAD? Ini Prediksi Rata-rata Nilai Rapor yang Lolos di SNBP 2024

“Jadi mohon kalau mau ikut mandiri Unpad jangan sampai tidak ikut SNBT, karena kalau tidak nanti tidak bisa ikut mandiri Unpad,” ujarnya.

Selain itu, Unpad menerapkan kebijakan baru bagi calon mahasiswa yang diterima di jalur SNMPTN dan tidak mengambil kesempatan tersebut. Calon mahasiswa yang tidak mengambil kesempatan tersebut tidak bisa mengikuti jalur SNBT dan mandiri.

“Pokoknya satu sistem diterima, tetapi tidak diambil, maka sistem berikutnya tidak bisa ikut. Kalau sekarang tidak diambil maka dia semacam diblacklist baik oleh pemerintah atau oleh Unpad,” jelas Prof. Arief.

Untuk program sarjana, Unpad membuka kuota mahasiswa baru sebanyak 7.460 orang. Prof. Arief mengatakan, terjadi peningkatan jumlah kuota penerimaan mahasiswa seleksi SNMPTN, yaitu sebanyak 12,52%.

Baca Juga: SIMAK! Prediksi Nilai Rapor Ideal Lolos SNBP UNPAD 2024 di Semua Jurusan, Program Studi SAINTEK dan SOSHUM

“Memang kami tambah karena kami akan memberikan perhatian-perhatian khusus pada kalangan calon mahasiswa yang selama ini kurang mendapat perhatian di Unpad. Sebagai contoh difabel atau dari golongan masyarakat yang belum memiliki anggota keluarga yang pernah kuliah,” jelas Prof. Arief.

Selain program sarjana, Unpad juga membuka kesempatan bagi 996 calon mahasiswa baru program sarjana terapan atau vokasi.

Kebijakan baru yang diterapkan pada program sarjana terapan ini adalah pilihan proses seleksi masuk yang tidak hanya melalui jalur mandiri saja, tetapi juga tergabung ke dalam seleksi nasional seperti SNMPTN dan SNBT.

“Jadi untuk teman-teman yang mau masuk vokasi maka jangan khawatir. Karena dulu harus membayar Iuran Pengembangan Universitas untuk mandiri, sekarang kalau masuk ke program nasional tidak perlu membayar itu,” ujar Prof. Arief.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil