News

10 Jurusan yang Memerlukan Portofolio dalam Seleksi SNBP 2024, Apa Saja Sih?

Oleh: Fitri Nurjanah Jumat 12 Jan 2024, 11:45 WIB
Ilustrasi portofolio untuk SNBP 2024.

AYOJAKARTA.COM – Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) merupakan seleksi untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tanpa harus menggunakan tes.

Sebelumnya nama seleksi ini adalah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), namun pada tahun 2023 diganti menjadi SNBP.

Dalam seleksi ini calon peserta akan dinilai berdasarkan hasil akademik atau nilai rapor dari semester 1 hingga 5.

Calon peserta dapat memilih dua perguruan tinggi untuk mendaftar. Kemudian calon peserta juga dapat mengambil dua program studi yang diinginkan sesuai dengan minat dan bakat.

Baca Juga: Ingin Masuk UNDIP Tanpa Tes Emang Bisa? Intip Nilai Rapor Ideal Lolos SNBP 2024 di Universitas Diponegoro

Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta sebelum mulai mendaftar seleksi SNBP 2024.

Namun, perlu diketahui terdapat beberapa jurusan yang meminta calon peserta untuk melampirkan portofolio.

Portofolio tersebut dapat berupa karya-karya yang dibuat oleh calon peserta selama menempuh pendidikan di bangku sekolah menengah.

Dengan melampirkan portofolio, berfungsi untuk mengukur kemampuan calon peserta dan bisa menjadi nilai plus bagi calon peserta untuk lolos dalam program studi yang dipilihnya.

Baca Juga: 10 Provinsi Siswa Terbanyak Diterima Jalur SNBP Lengkap dengan Keketatan, DKI Jakarta Nomor Berapa?

Dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @masukkampus, berikut ini jurusan yang memerlukan portofolio bagi calon peserta SNBP:

1. Olahraga
2. Seni Rupa, Desain, dan Kriya
3. Tari
4. Teater
5. Musik
6. Seni Karawitan
7. Etnomusikologi
8. Fotografi
9. Film dan Televisi
10. Seni Pedalangan

Baca Juga: CATAT! Ini Nilai Rapor yang Diperhitungkan di SNBP 2024 Berdasarkan Jurusan Sekolah dan Daftar Mata Pelajaran

Perlu digaris bawahi, portofolio yang dibuat oleh calon peserta SNBP harus ditujukan untuk jurusan atau program studi yang dipilih.***

Reporter Fitri Nurjanah
Editor Tedi Rukmana