AYOJAKARTA.COM -- Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto, menyinggung pihak yang membahas soal kepemilikan lahan.
Mengenai hal itu, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menanggapi pernyataan Prabowo.
Cak Imin enggan berkomentar banyak mengenai pernyataan Prabowo soal lahan dan meminta rakyat untuk menilai.
Baca Juga: Dengar Umpatan dalam Pidato Prabowo Subianto, Cak Imin: Biar Rakyat yang Menilai
Ia mengatakan pihaknya hanya ingin kontestasi politik berjalan dengan kondusif dan menjadi momen adu gagasan.
Cak Imin juga mengingatkan agar selama kontestasi politik berlangsung tidak ada pihak yang adu emosi.
“Biar rakyat yang menilai lah. Kita ingin proses politik ini kondusif, adu gagasan tidak usah adu emosi. Yang paling penting adalah adu visi misi,” kata Cak Imin dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Kamis (11/1/2024).
Sebelumnya, Prabowo menanggapi ucapan Anies Baswedan yang menyinggung soal kepemilikan lahan seluas 340.000 hektare di debat capres.
Baca Juga: Cak Imin Siap Hadapi Laporan Ke Bawaslu karena Materi Debat Capres: Jangan Playing Victim!
Diketahui, dalam debat capres Anies menyinggung banyak tentara yang tidak memiliki rumah dinas padahal menterinya mempunyai lahan pribadi yang luasnya mencapai ribuan hektare.
Dalam acara konsolidasi relawan Prabowo-Gibran di Pekanbaru, Prabowo menegaskan tanah tersebut merupakan milik negara.
Selain itu, Prabowo juga mengungkapkan bahwa ada yang namanya hak guna usaha atau HGU.
“Saudara-saudara ada pula yang nyinggung-nyinggung punya tanah berapa, punya tanah ini. Dia pintar atau goblok sih? Dia ngerti enggak ada HGU, hak guna usaha, hak guna bangunan, hak pakai. Itu tanah negara, tanah rakyat, tanah bangsa,” ujar Prabowo.
Selain itu, Prabowo menuturkan daripada tanah tersebut dikuasai oleh orang asing lebih baik dikelola olehnya.
Meski begitu, Prabowo siap mengembalikan tanah tersebut apabila negara membutuhkannya.
“Daripada dikuasai orang asing lebih baik Prabowo yang mengelola,” pungkasnya.***