News

Prabowo ke Anies: Anda Tak Berhak Bicara soal Etik karena Anda Memberikan Contoh yang Tidak Baik

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Senin 08 Jan 2024, 08:53 WIB
Prabowo ke Anies: Anda Tak Berhak Bicara soal Etik karena Anda Memberikan Contoh yang Tidak Baik

AYOJAKARTA.COM -- Anies Baswedan kembali mencuri perhatian publik dengan pernyataannya yang pedas yang mengkritik Prabowo Subianto soal etika.

Hal itu mengemuka pada saat debat kedua calon presiden di Istora Senayan Jakarta, Minggu, 7 Januari 2024, malam.

Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan utama di media sosial, menciptakan diskusi sengit di antara pendukung kedua kubu.

Baca Juga: Respons Tak Terduga Mahfud MD Usai Alvin Lim Sebut Ferdy Sambo Tak Tidur di Lapas Tapi di Ruang AC

Permasalahan etik ini mengemuka ketika di sesi 3 di mana setiap capres memberikan pertanyaan langsung kepada capres lainnya.

Saat itu giliran Anies yang bertanya kepada Prabowo.

"Apa hubungannya antara standar etika seorang pemimpin negara dengan kemampuannya dalam menjaga pertahanan dan kedaulatan suatu negara," tanya Anies.

Prabowo pun menjawabnya.

Menurutnya seorang pemimpin jangan karena ambisi pribadi dia menghasut dan menyesatkan rakyat.

"Itu adalah etik seorang pemimpin paling tinggi saudara profesor Anies Baswedan," sambut Prabowo.

Namun pendapat Prabowo itu kembali ditentang Anies, dengan menyinggung bahwa Prabowo melibatkan orang dalam untuk mendatangkan alutsista.

Baca Juga: 4 Kota di Indonesia Masuk Daftar Kota Terkaya di Asia Tenggara hingga Dunia

"Namun dalam kenyataannya pak, di kementerian pertahanan banyak melibatkan orang dalam dalam pengadaan alutsista, PT Teknologi Militer Indonesia. Lalu ada orang dalam dalam pengelolaan food estate," kata Anies.

Anies juga mengungkit lagi masalah cawapres Gibran yang lolos dengan "mengorbankan" Mahkamah Konstitusi.

"Kita menyaksikan bapak jalan terus dengan cawapres yang melanggar etika. Artinya ada kompromi atas standar etika," tukas Anies.

Prabowo yang mendapatkan kesempatan kedua mengaku merasa terdesak dengan pernyataan Anies tersebut.

"Jadi maaf ya karena Anda mendesak saya, saya terus terang saja Anda tidak pantas bicara soal etik. Saya merasa Anda itu menyesatkan. Saya menilai Anda tidak berhak bicara soal etik karena Anda tidak memberikan contoh yang baik soal etik. Terima kasih," tukas Prabowo.

Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Uji Imajinasi Kamu, Coba Temukan Sosok Wajah Wanita pada Gambar Bunga

Tema debat ketiga meliputi pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik dan politik luar negeri.

Tanggal pelaksanaan debat capres dan cawapres dilakukan dua kali pada Desember 2023, dua kali pada Januari 2024, dan satu kali pada bulan berikutnya.

Rinciannya sebagai berikut:

Debat pertama tanggal 12 Desember 2023, debat kedua tanggal 22 Desember 2023, debat ketiga tanggal 7 Januari 2024, debat keempat tanggal 21 Januari 2024, dan debat kelima tanggal 4 Februari 2024.

Debat selanjutnya adalah antar calon wakil presiden pada 21 Januari dengan tema pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.

Sedangkan debat kelima yang merupakan terakhir adalah debat capres yang mengusung tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil