AYOJAKARTA.COM - Memasuki musim penghujan, keluarga penerima manfaat bansos mulai banyak yang mempertanyakan keberlanjutan BLT El Nino.
BLT El Nino merupakan bantuan sosial pemerintah bagi KPM yang terdampak fenomena panas ekstrim untuk meningkatkan daya beli masyarakat.
Keluarga penerima manfaat BLT El Nino yang terdaftar dalam DTKS akan mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 400.000 yang diberikan setiap dua bulan.
Baca Juga: BLT El Nino Rp400 Ribu Bulan Januari 2024 akan Cair? Buruan Lihat Cara Ceknya di Sini
Sejak pertama kali diluncurkan pada 2023, BLT El Nino telah menyasar kepada sebanyak 18,8 juta keluarga penerima manfaat.
Adapun nilai anggaran yang telah dikeluarkan pemerintah melalui Kemensos untuk program BLT El Nino tersebut mencapai Rp 7,52 triliun rupiah.
Sehubungan dengan banyaknya pertanyaan KPM tersebut, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan tanggapan.
Dalam dialog bersama penerima BLT El Nino yang diselenggarakan di Jakarta Barat, 29 Desember 2023 lalu Airlangga akan mengupayakan agar bantuan tetap bisa diterima KPM.
Dalam dialog tersebut, Airlangga menyinggung untuk tahun 2024 BLT El Nino rencananya akan dilakukan setiap tiga bulan sekali.
Adapun pemberian BLT El Nino tersebut rencananya akan disalurkan di awal tahun, sebelum nantinya dilakukan evaluasi pada Maret 2024.
Baca Juga: Bansos PKH, BPNT hingga BLT El Nino Masih Dicairkan di Hari Ini, Cek Status Penerimanya di Sini
Disamping penyaluran BLT El Nino untuk untuk alokasi Januari hingga Maret, pemerintah juga berencana menyalurkan bantuan Cadangan Beras Pemerintah sebesar 10 kilogram.
Bantuan tersebut akan diberikan kepada 21,8 juta keluarga penerima manfaat yang namanya sudah tercatat ke dalam DTKS Kemensos RI.
Dengan adanya bantuan di awal tahun, pemerintah berharap akan membuat daya beli masyarakat meningkat dan roda ekonomi semakin berputar.
Terkait dengan adanya rencana pemberian bantuan langsung tunai El Nino, pemerintah menghimbau agar KPM membelanjakannya secara bijak.
Adapun jenis-jenis penggunaan dana bantuan tunai El Nino bagi KPM disarankan untuk belanja kebutuhan sumber karbohidrat.
Dana bantuan juga disarankan untuk digunakan memenuhi kebutuhan sumber protein nabati dan hewani, sumber vitamin dan mineral baik buah maupun sayuran.
Selain untuk digunakan sebagai pemenuhan kebutuhan kesehatan, dana BLT El Nino juga tidak dipergunakan membeli barang merugikan.
Adapun barang-barang yang bersifat merugikan bagi kesehatan penerima manfaat misalnya adalah membeli rokok, minuman keras, dan narkotika.
Di samping barang kategori merugikan, KPM BLT El Nino juga tidak dianjurkan membelanjakannya untuk keperluan alat kosmetik dan kecantikan serta kuota data.
Demikian seperti dirangkum AyoJakarta, Sabtu 6 Januari 2024 dari kanal Youtube Pendamping Sosial. ***