AYOJAKARTA.COM -- Kecelakaan kereta api terjadi di Cicalengka, Kabupaten Bandung pagi ini melibatkan dua kereta api yang saling beradu.
Pada sekitar pukul 06.03 WIB, KA Lokal Bandung dengan KA Turangga beradu di petak Stasiun Cicalengka-Haurpugur.
Kedua kereta yang mengangkut sebanyak ratusan penumpang dikabarkan beradu dari arah yang berlawanan.
Baca Juga: 5 Fakta Kecelakaan Kereta Api Adu Banteng KA Turangga vs KRD Bandung Raya di Cicalengka
Akibat dari kecelakaan tersebut, tiga orang meninggal dunia di antaranya adalah masinis KA Lokal Bandung Raya dan Pramugara KA Turangga. Sementara satu korban meninggal dunia lainnya masih sedang dalam tahap identifikasi.
Sementara itu, petugas di sana telah mengerahkan lima ambulans untuk mengevakuasi korban lainnya ke RSUD Cicalengka.
"Untuk ambulans, dari lokasi sudah berangkat sebanyak lima ambulans menuju RSUD Cicalengka," kata Ayep Hanafi selaku Manajer Humas DAOP 2 PT KAI Bandung dikutip dari Breaking News Metro TV.
"Korban (meninggal dunia) yang baru bisa diidentifikasi sejumlah tiga orang. Satu Masinis Kereta Api, satu Pramugara Kereta Api," lanjutnya.
Telah dikonfirmasi juga bahwa jumlah penumpang KA Turangga mengangkut 887 penumpang sedangkan KA Lokal Bandung Raya mengangkut kurang lebih 191 penumpang.
Penumpang-penumpang yang terdampak tersebut kini telah dipindahkan ke stasiun terdekat, yakni Stasiun Cicalengka.
"Untuk jumlah penumpang KA Turangga 887 penumpang, KA Lokal 191. Semua sudah kita amankan, semua sudah kita bawa ke stasiun terdekat, Stasiun Cicalengka," kata Ayep.
Sementara itu, kata Ayep, petugas Basarnas sedang melakukan evakuasi korban petugas KA Turangga yang terjepit dan evakuasi gerbong.
Petugas Basarnas berencana untuk menarik gerbong atau memotong sebagai upaya evakuasi.
Kemudian terdapat 17 korban luka-luka yang dibawa ke RSUD Cicalengka dimana 6 orang di antaranya sudah keluar dari RSUD Cicalengka.***