AYOJAKARTA.COM -- Kasus penembakan yang menimpa Muarah, seorang tokoh masyarakat Sampang dan relawan Prabowo-Gibran, telah menemukan titik terang.
Kepolisian Daerah Jawa Timur telah menetapkan tiga orang tersangka, salah satunya adalah seorang kepala desa.
Kombes Pol. Dirmanto, Kepala Bidang Humas Polda Jatim, mengkonfirmasi bahwa ketiga tersangka berinisial S, H, dan W, semua berasal dari Sampang, Madura.
Pihak berwenang telah melakukan penahanan terhadap ketiganya setelah memeriksa 13 saksi kunci dalam kasus ini.
Dari ketiga tersangka yang ditetapkan, satu di antaranya merupakan kepala desa. Meskipun identitas dan peran mereka telah terungkap, polisi masih dalam proses pendalaman untuk memahami alasan di balik kejadian tragis ini.
Baca Juga: Waduh! Bella Damaika Pernah Hamil dengan Pria Lain? Selain Jadi Selingkuhan Elmer Syaherman
"Sudah 13 orang saksi yang diperiksa dan sudah ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka," kata Dirmanto dikutip dari Republika pada Rabu, 3 Januari 2024.
Dalam upaya mencari bukti lebih lanjut, pihak berwenang telah melakukan penggeledahan di beberapa lokasi, termasuk rumah milik salah seorang tersangka yang merupakan kepala desa.
Dari penggeledahan tersebut, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti penting seperti senjata tajam, handphone, dan beberapa item lainnya. Tim Labfor juga sedang memeriksa senjata api yang digunakan oleh tersangka.
Baca Juga: Jejak Politik Keluarga Jokowi, SBY, dan Megawati: Siapa Paling Cocok Disebut Dinasti Politik?
Dirmanto menegaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan saksi dan bukti yang ada, kasus ini tidak memiliki motif politik.
"Kami tegaskan, dari hasil pemeriksaan peristiwa penembakan ini tidak ditemukan motif politik dan tidak ada kaitan dengan politik," tutup Dirmanto.