News

Pemprov Jateng Siapkan 331 Bus Gratis! 114 Warga Siap Mudik Lebaran Tahun 2025

Oleh: Fina Salsabila Aura Kamis 27 Mar 2025, 17:16 WIB
Illustrasi. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun 2025 menunjukkan komitmen sosial yang luar biasa melalui program mudik gratis

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun 2025 menunjukkan komitmen sosial yang luar biasa melalui program mudik gratis yang komprehensif dan terstruktur.

Gubernur Ahmad Lutfhi secara resmi mengumumkan penyediaan 331 armada bus untuk mengangkut 14.000 peserta mudik dari berbagai wilayah, dengan target utama adalah masyarakat ekonomi lemah.

"Kami membuka kesempatan mudik gratis bagi masyarakat dari Jakarta, Bandung, dan wilayah lain, khususnya bagi buruh, pekerja pembantu, dan masyarakat dengan kondisi ekonomi terbatas," ungkapnya dikutip ayojakarta.com dari YouTube KompasTV. 

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini 27 Maret 2025 di Wilayah Kota Jakarta dan Kepulauan Seribu

Program bertema 'Mudik Senang Balik Ayam' ini dirancang secara sistematis, melibatkan koordinator di setiap kabupaten untuk melakukan pendataan dan verifikasi peserta, sehingga memastikan bantuan tepat sasaran.

Mekanisme pendaftaran yang sederhana memungkinkan para perantau untuk dengan mudah mendapatkan kesempatan pulang kampung tanpa membebani kondisi keuangan mereka.

Sistem pendaftaran dan seleksi peserta mudik gratis dilakukan dengan metode yang transparan dan akuntabel.

Setiap kabupaten memiliki koordinator yang bertugas mengumpulkan data perantau, memverifikasi kelayakan, dan mendistribusikan tiket bus.

Hal ini memungkinkan pemetaan yang akurat terhadap masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Baca Juga: Bocoran Resmi! Bantuan PKH Tahap Kedua 2025 Segera Cair, Simak Rincian Lengkapnya!

Bagi para pekerja migran, program ini memiliki dampak signifikan secara sosial dan ekonomi.

Seorang peserta mudik gratis menuturkan, "Biasanya kalau mudik ke Purbalingga ongkosnya Rp 250 sampai 300 ribu, sekarang bisa gratis. Alhamdulillah banget ini bisa membantu."

Selain menghemat biaya perjalanan, program ini memberikan kesempatan berharga bagi mereka untuk berkumpul kembali dengan keluarga, berbagi momen spesial selama Lebaran, dan merasakan kehangatan kampung halaman yang selama ini merindukan kehadiran mereka.

Dampak sosial dari program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah jauh melampaui sekadar penyediaan transportasi.

Gubernur Ahmad Lutfhi menekankan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang selama ini termarjinalkan secara ekonomi.

"Dengan mudik gratis, kami ingin memastikan setiap warga memiliki kesempatan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga, tanpa terkendala biaya," tegasnya.

Melalui 331 armada bus yang disediakan, pemerintah tidak hanya memberikan solusi transportasi, tetapi juga menanamkan rasa kebersamaan, solidaritas, dan perhatian kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

Baca Juga: Panduan Mengerjakan PRETEST TOPIK 1-8 di LMS Terbaru PPG Daljab KEMENAG 2025, Kerjakan Secara Berurutan

Program ini secara konkret membantu mengurangi beban ekonomi keluarga, memfasilitasi hubungan sosial, dan memberikan harapan baru bagi para perantau yang selama ini kesulitan pulang kampung.

Dengan demikian, mudik gratis bukan sekadar program transportasi, melainkan investasi sosial yang bermakna dalam membangun ketahanan dan kesejahteraan masyarakat.***

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Jinan Vania Barizky