AYOJAKARTA.COM - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka, telah memutuskan untuk tidak memberikan komentar terkait hasil survei terbaru dari Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud.
Survei tersebut memperlihatkan bahwa elektabilitas Gibran bersama Calon Presiden Prabowo Subianto unggul dari pesaingnya.
Dalam penolakannya memberikan komentar, Gibran menyatakan bahwa dirinya masih dianggap sebagai sosok yang "cupu" atau pemula dalam dunia politik. Oleh karena itu, ia enggan memberikan tanggapan mengenai survei tersebut karena merasa kurang berpengalaman dalam urusan politik.
Baca Juga: Survei CSIS Terbaru: Prabowo-Gibran Unggul, Ganjar-Mahfud di Bawah 20 Persen
Kendati survei tersebut memberikan gambaran bahwa pasangan Prabowo-Gibran menduduki posisi unggul, Gibran tetap memilih untuk tidak bersuara secara terperinci dan memilih untuk berkonsentrasi pada evaluasi dirinya sendiri.
"Enggaklah, Saya ini cupu saja kok," katanya di Solo, Jawa Tengah, seperti dikutip Ayojakarta.com dari Suara.com, pada Jumat, 29 Desember 2023. Selain itu, Wali Kota Solo ini juga tidak memberikan tanggapan lebih lanjut ketika ditanya tentang banyaknya dukungan yang diterimanya.
Terkait hasil survei, beberapa waktu sebelumnya, Gibran mengakui bahwa akan melakukan evaluasi setelah melihat hasil survei terbaru.
Meskipun survei tersebut menunjukkan keunggulan, namun angka tersebut belum cukup membawa pasangan Prabowo-Gibran meraih kemenangan dalam satu putaran Pilpres 2024.
Baca Juga: Mahfud MD Tak Percaya Survei CSIS, TKN Fanta Prabowo-Gibran: Mungkin karena Surveinya di Bawah
"Nanti kami evaluasi lagi ya," tambahnya.
Dalam survei internal TPN Ganjar-Mahfud, pasangan Prabowo-Gibran memimpin dengan perolehan 41,1 persen, disusul oleh pasangan Ganjar-Mahfud dengan 37 persen, dan Anies-Muhaimin dengan angka 21,7 persen.
Metode survei yang digunakan oleh TPN melibatkan survei konvensional, kelompok diskusi di 31 kota, dan predictive media analysis.