News

Juru Bicara Pasangan AMIN Ditangkap Kejaksaan atas Kasus Pajak, Begini Respons Tenang Anies Baswedan

Oleh: Nadya Donna Putri Jumat 29 Des 2023, 13:38 WIB
Juru Bicara Pasangan AMIN Ditangkap Kejaksaan atas Kasus Pajak, Begini Respons Tenang Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM -- Baru-baru ini ramai diberitakan bahwa Juru Bicara atau Jubir pasangan calon presiden dan calon wakil presiden AMIN (Anies-Muhaimin) ditangkap kejaksaan.

Juru bicara pasangan AMIN yang bernama Indra Charismiadji ditangkap serta ditahan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Berdasarkan suara.com dikutip AyoJakarta.com, Jubir pasangan AMIN Indra Charismiadji tersebut ditahan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Timur lantaran diduga terkait kasus tindak pidana korupsi pajak.

Baca Juga: 4 Karakter Asli Orang yang Bangun Pagi Meski Tidur Larut Malam

Informasi selengkapnya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube METRO TV dan suara.com:

Juru bicara pasangan AMIN, Indra Charismiadji, ditahan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Timur pada Rabu (27/12/2023) hingga (15/1/2024) mendatang.

Jubir AMIN, Indra Charismiadji, ditahan karena adanya tindak pidana pencucian uang (TPPU) sebesar 1,1 miliar rupiah.

Banyak masyarakat yang menduga kalau penangkapan Jubir AMIN ini punya maksud atau tujuan menjegal Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menang atau mendapatkan suara banyak dan elektabilitas meningkat tajam nantinya.

Kemudian Anies Baswedan memberikan respons atau tanggapan pada para wartawan yang mewawancarainya terkait penangkapan jubirnya ini.

Baca Juga: Roy Suryo ‘Diulti’ Presenter TV soal 3 Mikrofon Gibran, Netizen: Jadi Inget Kasus Jessica Wongso CCTV Dibilang…

Anies Baswedan mengungkapkan kalau proses hukum tersebut dijalani sebagai bentuk menghormati rasa hukum.

“Ya, semua proses hukum dijalani, itu bentuk dari kita (pihak AMIN) menghormati rasa hukum,” ujar Anies Baswedan dalam tayangan YouTube METRO TV dikutip AyoJakarta.com.

Anies Baswedan juga mengimbau agar penting menjaga proses hukum tersebut berjalan untuk benar-benar menegakkan keadilan.

“Dan penting sekali untuk kita (pihak AMIN) menjaga agar proses hukum itu sebenar-benar untuk menegakkan keadilan,” lanjutnya.

Anies Baswedan mengungkapkan kalau proses hukum tersebut bukan untuk tujuan-tujuan lainnya, dihormati, dan siapapun yang memang melakukan pelanggaran harus diproses.

Baca Juga: Mengungkap Kepribadian Seseorang dan Kelemahannya dari Bentuk Jari Jempol, Punyamu Melengkung atau Lurus?

“ Bukan untuk tujuan-tujuan lain, tapi kita (pihak AMIN) hormati, dan siapapun yang ditemukan oleh penegak hukum melakukan pelanggaran ya harus diproses,” lanjutnya lagi.

Anies Baswedan juga turut berpesan kepada semua para pejuang perubahan atau dirinya, timses, dan pendukungnya bahwa memang tantangan yang dihadapi banyak.

“Jadi kita (pihak AMIN) hormati proses itu sambil saya berpesan kepada semua para pejuang perubahan. Tantangan yang kita (pihak AMIN dan pendukungnya) itu besar,” lanjutnya kemudian.

Selain itu, Anies juga berpesan kepada para petugas untuk bersikap adil, karena ia merasa pemeriksaan tidak berjalan dengan adil terhadap timsesnya.

“Banyak sekali dari teman-teman yang bekerja itu diperiksa pajaknya dan banyak sekali yang ketika diperiksa itu merasakan pemeriksaan yang tidak fair (atau tidak adil). Ditarik lagi diperiksa sampai 2016, 2017, atas kegiatan yang sudah pernah dulu diperiksa. Itu keluhan di mana-mana,” lapor Anies.

Baca Juga: CPNS 2024 Segera Dibuka Sebanyak 11 Formasi Siap Terima Lulusan S1 Semua Jurusan

Kemudian Anies berpesan kepada para petugas yang memeriksa agar bersikap adil karena kalau tidak begitu bisa mencederai kedua pihak baik yang diperiksa maupun institusi pemeriksa.

“Jadi, saya ingin sampaikan kepada para petugas juga, yang adil. Jangan sampai bertindak tidak adil karena kalau anda melakukan tindakan tidak adil, bukan hanya mencederai mereka yang saat ini diproses, tapi juga mencederai kehormatan institusi,” ujarnya.***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil