AYOJAKARTA.COM -- Bansos Beras yang pencairannya sudah dilakukan pada tahun 2023 dipastikan akan cair lagi pada tahun 2024 nanti.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Presiden Joko Widodo sudah menyetujui bansos beras dilanjutkan hingga Bulan Juni 2024.
Bantuan Beras ini pada tahun 2024 akan diberikan kepad 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang masing-masing menerima sebanyak 10 kilogram setiap bulannya.
Dikutip dari setkab.go.id selain bantuan beras Airlanngga juga menyampaikan bahwa pemerintah juga menyalurkan bantuan stunting untuk 1,45 juta keluarga rawan stunting (KRS).
Peneriman bansos Stunting ini berdasarkan data KRS ini berasal dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Bantuan stunting ini sebesar Rp446,242 miliar per kuarternya dengan totalnya sekitar Rp892 miliar di semester pertama tahun 2024.
Terkait penyaluran bansos beras tahun 2023, Airlangga mengatakan hingga bulan September telah tersalur sebanyak 94,95 persen dan Oktober 94,89 persen.
Kemudian untuk bulan November 2023 hingga tanggal 5 realisasi penyaluran mencapai 18,45 persen. Hingga kini pemerintah masih terus cairkan bansos beras.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos PBI BPJS Kesehatan, Cari Tahu Biar Berobat Bisa Gratis Tanpa Keluar Biaya
Secara umum, banso beras akan diberikan untuk menyasar pada KPM yang tercatat pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS.
Setiap masyarakat yang tercatat dan masuk golongan KPM tersebut idealnya akan memperoleh bantuan beras gratis dari pemerintah ini.
Untuk jadi penerima bansos beras ada syarat dan ketentuan harus dipenuhi. Pertama, penerima bansos harus terdaftar pada DTKS yang telah disediakan oleh pemerintah sejak lama dalam rangka penyaluran bansos dalam berbagai bentuk.
Jika sudah terdaftar, nantinya akan diverifikasi mengenai status yang dimilikinya.
Secara singkat syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi dalam rangka menerima bansos ini adalah kategori KPN Program Keluarga Harapan, KPM Bantuan Pangan Nontunai, KPN PKH Plus BPNT, dan KPM Balita atau Anak dengan Risiko Stunting yang datanya akan bersumber pada BKKBN.
Untuk mengecek apakah kamu termasuk kategori tersebut, berikut caranya.
- Akses situs kemensos.go.id
- Log in ke beranda website cek bansos Kemensos, ketikkan wilayah penerima manfaat secara detail
- Ketikan nama penerima manfaat yang harus sama persis dengan data yang ada di KTP atau data yang tercatat di Dukcapil
- Ketikan huruf kode captcha yang muncul
- Klik menu cari data dan tunggu sesaat
- Sistem selanjutnya bakal mencari data penerima manfaat yang telah diketikkan sebelumnya.
Demikian ansos Beras yang pencairannya sudah dilakukan pada tahun 2023 dipastikan akan cair lagi pada tahun 2024 nanti.