AYOJAKARTA.COM – Otto Hasibuan hingga kini diketahui masih memperjuangkan keadilan bagi Jessica Wongso yang masih mendekam di penjara.
Seperti diketahui, Jessica Wongso ditetapkan sebagai terpidana atas kasus kematian Mirna Salihin dan kini harus mendekam di penjara selama 20 tahun.
Namun belakangan disebutkan banyak kejanggalan dalam kasus ini khususnya pada penetapan Jessica Wongso sebagai terpidana.
Kejanggalan-kejanggalan tersebut ramai dibahas sejak dirilisnya film dokumenter Netflix berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso.
Namun di sisi lain, Otto Hasibuan mengaku upaya mencari keadilan bagi Jessica Wongso sangat tidak mudah.
Bahkan Otto Hasibuan mengaku sampai melakukan hal ini setiap hari sebagai upaya mencari jalan keadilan bagi Jessica Wongso.
“Apalagi dalam kasus Jessica, saya betul-betul tiap hari pagi malam berdoa terus,” terang Otto Hasibuan dikutip ayojakarta.com dari TikTok @88just.jess88 pada Selasa (26/12/23).
Hal itu dilakukan Otto Hasibuan lantaran ia meyakini dirinya tak akan berhasil memberikan keadilan bagi Jessica Wongso tanpa bantuan Tuhan.
“Karena saya bilang wahai Tuhan nggak mungkin saya bisa bela Jessica ini berhasil kalau Tuhan tak tolong, seperti itu,” lanjutnya.
Baca Juga: Terus Perjuangkan Jessica Wongso di 2024, Otto Hasibuan: Niscaya Tuhan Akan Bukakan Pintu
Tak hanya itu, Otto Hasibuan juga membeberkan ketika dirinya sedang berupaya mencari keadilan bagi Jessica Wongso, ia seperti dihadang tembok besar.
“Saya bilang kan temboknya terlalu besar, kekuatan saya pun terbatas yang kita hadapi tembok besar,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, Otto Hasibuan memerlukan peran Tuhan dalam upayanya mencari kebenaran di kasus kopi sianida ini.
“Jadi kalau bukan Tuhan ya siapa, nah itupun sekarang ini saya sudah berdoa kenapa ya Tuhan belum bicara ini ya,” kata Otto Hasibuan.
Baca Juga: Otto Hasibuan Sebut Komisi Yudisial Telah Temukan Pelanggaran Hakim Terlapor Kasus Jessica Wongso
Namun belakangan, Otto Hasibuan merasa Tuhan sudah mulai mendengar doanya, di mana kasus ini mulai kembali diangkat dengan dukungan publik.
“Nah dulu tujuh tahun yang lalu kasusnya seperti itu kita sudah jalani terus, berjuang, berjuang tiba-tiba ada Netflix, setelah ada Netflix terus masyarakat, netizen mulai ikut membantu,” kata Otto Hasibuan.
“Saya merasakan wah kelihatannya Tuhan sudah mulai buka pintu nih, maka saya harus mengetok-ketok terus lagi pintu itu supaya tetap terbuka dan lebih lebar gitu lho, nah itulah harapan kita sekarang ini," pungkasnya.***