AYOJAKARTA.COM - Pernyataan Anies Baswedan yang menyinggung soal pernah ditinggalkan saat menjabat Gubernur DKI Jakarta oleh Sandiaga Uno, akhirnya ditanggapi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut.
Menurut Sandiaga Uno, sebaiknya Anies Baswedan jangan lagi mengungkit lembaran yang lama saat keduanya pernah menjabat sebagai orang nomor satu dan dua di Jakarta.
Sandiaga Uno berharap hal itu sudah tidak perlu lagi untuk disinggung oleh Anies Baswedan karena dapat memberikan dampak yang tidak baik.
Baca Juga: Sandiaga Uno Yakin Jika TPN Ganjar-Mahmud Akan Semakin Kuat Jika Ada Khofifah-Ridwan Kamil
Hal itu disampaikan oleh Sandiaga Uno dalam kunjungan ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) seperti dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Selasa (26/12/2023).
"Saya tidak ingin membuka lagi lembaran lama, masa lalu," kata Sandi.
Bahkan Sandiaga Uno menegaskan dirinya saat ini hanya akan fokus kepada paslon yang didukungnya yakni Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
"Sekarang kita fokusnya ke depan, Pak Ganjar dan Pak Mahfud gitu fokusnya," teranh Sandiaga.
"Yang belakang-belakang biarlah menjadi kenangan, kenangan indah" imbuhnya.
Anies sempat mengenang bahwa dirinya selain pernah berjuang bersama Anies, juga pernah berjuang bersama Prabowo Subianto.
Dan kini ia memilih untuk memberikan dukungannya kepada Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Sandiaga juga meminta kepada Anies Baswedan agar tak kembali menyinggung soal masa lalu karena bisa menimbulkan perpecahan.
"Jangan kita membuka lembaran lama, mudah-mudahan lembaran lama itu indah. Namun kalau diungkit-ungkit nanti bisa menimbulkan perpecahan, polemik dan sebagainya," lanjutnya lagi.
Sebelumnya, Anies Baswedan sempat menyinggung soal dirinya yang merasa pernah ditinggalkan oleh Sandiaga Uno saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Hal itu disampaikan Anies saat menghadiri acara Desak Anies beberapa waktu lalu.
Saat itu Anies dan Sandiaga memenangkan Pemilu DKI Jakarta tahun 2017 sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Namun di tengah jalan yakni tahun 2019, Sandiaga Uno memilih mundur dan mendampingi Prabowo Subianto manju dalam Pilpres 2019.***