News

Tanggapi AMIN yang Ingin Rebut Suara di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo: Beberapa Kali Kami Menang

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 26 Des 2023, 07:11 WIB
Ganjar Pranowo

AYOJAKARTA.COM – Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menanggapi paslon nomor urut 1 yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) yang ingin merebut suara di Jawa Tengah.

Ganjar Pranowo mengaku tak mau mengambil pusing terkait pernyataan yang disampaikan AMIN.

Menurut Ganjar Pranowo, selama ini PDI Perjuangan yang mampu memperoleh suara terbanyak di Jawa Tengah.

Baca Juga: Ketum PBNU Sebut Cak Imin Kalah di Pilpres 2024, Anies Baswedan Beri Respon Santai: Bagi Kami yang Penting...

Hal ini terbukti dari beberapa Pemilu sebelumnya yang mana PDI Perjuangan mampu memperoleh suara terbanyak di Jawa Tengah.

“Kalau penantang pasti akan ngomong seperti itu. Tapi fakta nanti akan dia lihat karena beberapa kali kita memenangkan itu secara tradisional, secara psikologis. Bahkan secara soliditas saya kira Jateng sudah menunjukkan itu. Tapi semua pendapat saya hormati,” kata Ganjar Pranowo dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV, Selasa (26/12/2023).

Ganjar mengungkapkan dirinya sama sekali tak khawatir dengan pernyataan yang disampaikan AMIN.

Ia justru menegaskan dirinya beberapa kali pernah berseberangan dengan pihak Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Baca Juga: Anies Baswedan Optimis Raup Suara Tinggi di Jawa Tengah: Tidak Lagi Kandang Satu Partai

Akan tetapi, pada akhirnya Ganjar yang selalu memenangkan kontestasi politik di Jawa Tengah.

“Boleh-boleh, enggak apa-apa. Dulu juga saya waktu pemilihan gubernur posisi kita juga berbeda, berseberangan yang menang saya,” tegasnya.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengaku optimis bisa meraup suara tinggi di Jawa Tengah pada Pilpres 2024.

Hal tersebut disampaikan, Anies Baswedan setelah mendapatkan dukungan dari salah satu pondok pesantren di daerah Jawa Tengah.

Baca Juga: Terungkap! Ternyata Ini Orang yang Pertama Kali Sebut Gemoy untuk Prabowo Subianto, Kini Akunnya Tak Aktif Lagi

Anies menilai saat ini Jawa Tengah tidak hanya dikuasai satu partai politik saja, tetapi juga pihak lain.

“Jadi kalau sekarang itu disebut kandang itu adalah periode-periode sebelumnya. Sementara sekarang rakyat yang menginginkan perubahan itu bukan ada di satu dua partai. Ada di banyak partai,” ungkap Anies.

“Jadi kami melihat pesan perubahan itu malah menjangkau semua. Kalau dilihat Jawa Tengah ini tempat yang bisa dibilang cukup bervariasi sebetulnya. Tidak hanya kadang satu partai,” sambung Anies.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Fathul Amanah