News

Cak Imin Bolak-balik Terkena Slepet Gibran Rakabuming Raka: Tak Konsisten Soal IKN hingga Tak Paham Pertanyaan Tentang SGIE

Oleh: Sulistiyaningsih Sabtu 23 Des 2023, 05:50 WIB
Cak Imin dan Gibran Rakabuming Raka

 

AYOJAKARTA.COM – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka beberapa kali melontarkan serangan balik atas pertanyaan yang diberikan Muhaimin Iskandar.

Hal ini terjadi dalam acara debat cawapres perdana di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta pada Jumat (22/12/2023).

Adapun serangan-serangan yang diberikan Gibran Rakabuming Raka kepada cawapres nomor urut 1 terkait soal Ibu Kota Nusantara (IKN), rencana pembangunan 40 kota baru setara Jakarta hingga pertanyaan soal SGIE.

Putra sulung Presiden Joko Widodo menyentil Cak Imin yang tak konsisten terkait dengan pembangunan IKN.

Baca Juga: Skakmat Janji Cak Imin yang Ingin Bangun Puluhan Kota Selevel Jakarta, Gibran Rakabuming Raka: Agak Aneh, Nggak Setuju Sama IKN

Menurutnya cawapres usungan Koalisi Perubahan itu mendukung pembangunan IKN dan ikut hadir dalam mendukung peletakan batu pertama dan ikut serta dalam acara potong tumpeng pada saat itu.

“Saya ingat sekali Gus Muhaimin sempat ikut meresmikan dan potong tumpeng di IKN, ini gimana enggak konsisten,” ujar Gibran Rakabuming Raka dikutip Ayojakarta.com dari YouTube KPU pada Sabtu (23/12/2023).

Selain itu, cawapres nomor urut 2 kembali menekankan Cak Imin soal IKN dengan rencana pasangan AMIN yang ingin membangun 40 kota sekelas Jakarta di sejumlah daerah.

“Gus Muhaimin ini agak aneh ya, pengin bangun kota selevel Jakarta tapi tidak setuju dengan IKN. Tapi ya manggalah nggak papa,” tutur Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Tidak Setuju dengan Proyek IKN, Gibran Singgung Cak Imin: Enggak Konsisten, Dulu Dukung Sekarang Enggak

Menerima beberapa slepetan dari rivalnya secara berturut-turut, Cak Imin menurunkan guyonan khasnya dan lebih serius dalam sesi debat kali ini.

Meski banyak mendapat serangan dari cawapres lainnya, cawapres pendamping Anies Baswedan ini menegaskan bahwa IKN membutuhkan investasi yang besar bahkan mencapai Rp 500 triliun.

Cak Imin mengatakan bahwa pemerintah sudah semestinya membuat skala prioritas dan menyalurkan anggaran kepada kota lainnya yang potensial untuk dikembangkan menjadi lebih baik.

“Dengan beberapa anggaran menumbuhkembangkan seperti Pontianak, satu tahun dengan Rp 1 triliun. Coba satu kota Rp 3-5 triliun APBN kita cukup,” katanya.

Baca Juga: Siap Kembali, Luhut Binsar Panjaitan Berikan Pesan Penting untuk Perempuan di Hari Ibu

Serangan Gibran Rakabuming Raka lainnya kepada Muhaimin Iskandar yaitu saat menanyakan soal State of the Global Islamic Economy atau SGIE.

Pada saat itu Cak Imin tak paham terkait konteks pertanyaan yang disampaikan  Gibran Rakabuming Raka kepada dirinya dan menanyakan kembali maksud pertanyaan tersebut.

Putra sulung Presiden Jokowi kemudian menjelaskan maksud pertanyaan yang disampaikan yakni menanyakan langkah yang akan dilakukan untuk meningkatkan peringkat Indonesia di kalangan SGIE.

“Kita kan sedang fokus mengembangkan ekonomi syariah, keuangan syariah, otomatis kita harus mengerti juga masalah SGIE. SGIE itu adalah Stage of Global Islamic Economy,” ungkap Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Ogah Cari Suara ke IKN, Anies Baswedan: Kami Kampanye ke Tempat yang Ada Orangnya

Pada kesempatan itu Gibran Rakabuming Raka juga meminta maaf kepada Muhaimin Iskandar apabila pertanyaan yang dilayangkan olehnya terlalu sulit.

Setelah mengetahui konteks pertanyaan yang diberikan cawapres nomor urut 2, Cak Imin kemudian menjelaskan beberapa langkah agar bisa menaikan peringkat SGIE.

Menurutnya langkah untuk menaikkan peringkat SGIE adalah dengan menyiapkan seluruh perangkat regulasi agar industri halal dapat berkembang.***

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Fathul Amanah